by

ASET LOBAR PERLU SOLUSI, LKM RINJANI GELAR DISKUSI

Lombok Barat, SuaraGiriMenang.com – Lembaga Kajian Masyarakat ( Lkm) Rinjani, Gelar Diskusi Publik Dengan Tema Tata Kelola Aset Lombok Barat Untuk Siapa? Yang Berlangsung Di Labuapi Lombok Barat Pada Hari Jumat 28 Februari 2020

Diskusi Yang Menghadirkan Narasumber, Sekretaris Daerah Lombok Barat H Baihaqi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah ( Bpkad) Lombok Barat Fauzan Husniadi Dan Ketua Komisi I Dprd Lombok Barat Romi Rahman/ Berlangsung Seru.

Puluhan Lembaga Swadaya Masyarakat ( Lsm), Organisasi Pemuda, Anggota Dprd/Mahasiswa Dan Perwakilan Masyarakat Bergantian Menyampaikan Persoalan Terkait Aset Lobar.

Dalam Diskusi Tersebut/ Sekdapun Tak Luput Di Cecar Pertanyaan, Sejumlah Lsm Dan Kepala Desa/ Yang Mempertanyakan Kejelasan Persoalan Aset Yang Hingga Saat Ini Masih Belum Terselesaikan.

Dalam Kesempatan Tersebut Sekda Menyampaikan Dengan Tegas Bahwa Pemda Akan Memberikan Atensi Husus Terkait Dengan Kasus Aset Yang Terjadi Di Lombok Barat/Yang Hingga Sat Ni Masih Dalam Pendataan.

Sementara Terkait Dengan Persoalan Hukum Pemda Menyerahkan Sepenuhnya Kepada Ranah Hukum/ Selain Itu Sekda Menghimbau Bila Masyarakat Menemukan Pelanggaran Terkati Aset Untuk Tidak Segan Melaporkanya.

Sementara Itu Jawaban Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah ( Bpkad) Terkait Persoalan Aset Di Lobok Barat/ Fauzan Menerangkan Bahwa Aset Yang Bermasalah Di Lombok Barat Di Dominasi Dengan Persoalan Penyewaan Dan Jual Beli.

Menurut Fauzan Hingga Saat Ini Ada 9 Aset Yang Masih Menjadi Atensi Lobar Diantaranya Aset Di Wilayah Narmada/Tanak Beak/Jagaraga Dan Lainya Dengan Luas Kurang Lebih 5 Hektar.

Dari 251 Bidang Aset/Yang Sudah Disertifikasi Sebanyak Seribu Lebih.

Abdi Ananta/ Suara Giri Menang / Memberitakan

News Feed