by

Program Aksi Bergizi Lombok Barat, Lakukan Edukasi Melalui Media

Lombok Barat, SuaraGiriMenang.com – Kegiatan edukasi “Aksi Bergizi” di Lombok Barat terus dilakukan. Sejumlah guru dan tim dari United Nation Children’s Fund (Unicef) untuk Nusa Tenggara Barat menyebarkan informasi melalui media. Salah satunya di Radio Suara Giri Menang FM dengan menggelar dialog interaktif pada Jumat, 15/05/2020.

Dalam dialog berdurasi 60 Menit tersebut. perwakilan guru, Ibu Yati, Ibu Lilik dari SMPN 1 Labuapi Lombok Barat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat, Bapak Ahmad, menjadi narasumber dalam interaktif tersebut. Secara bergantian mereka memaparkan edukasi penerapan program “Aksi Bergizi” di Lombok Barat.

Konsultan United Nation Children’s Fund (Unicef) untuk Wilayah Nusa Tenggara Barat Baiq Fajri, terkait program ini menyampaikan. Kegiatan “Aksi Bergizi” di Lombok Barat merupakan kegiatan dari nasional berdasarkan surat bersama 4 menteri yakni Menteri Pendidikan, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri. Di Lombok Barat sendiri implementasi dari program ini sudah berjalan dan diterapkan di 48 sekolah dari tingkat SMA, SMK, SMP dan MTs dengan rincian 10 SMAN, 3 SMKN, 1 MA, 26 SMPN dan 8 MTs.

Selain pemberian Tablet Tambah Darah (TTD). Kegiatan “Aksi Bergizi” juga melakukan literasi berupa edukasi kesehatan dan gizi remaja, salah satunya terkait pentingnya sarapan untuk meningkatkan konsentrasi pelajar.

“Edukasi yang kami lakukan untuk remaja yakni tentang gizi dan kesehatan. Lobar malah mengadopsi dan menginternalisasikan dengan kebudayaan lokal yakni “begibung atau berayan” (bahasa Sasak dengan makna makan bersama dengan membawa bekal makanan dari rumah masing masing) yang dilakukan setiap hari Rabu di sekolah sekolah”, jelas Baiq Fajri.

Sementara itu, lanjut Baiq Fajri, di Lombok Barat program ini sudah menjadi bagian dari pengembangan edukasi di sekolah. Hal tersebut terlihat dengan dukungan pemerintah dalam hal ini Bupati Lombok Barat yang sudah menandatangani Peraturan Bupati “Aksi Gizi” tahun 2019. No 46 dan diperkuat oleh komitmen bersama tiga Dinas. Dinas Pendidikan, Kesehatan dan Kemenag Lombok Barat.

“Lombok Barat dan Klaten menjadi Pilot Projek program ini. Setelah dilakukannya penelitian terkait faktor-faktor yang mempengaruhi aktifitas remaja. Dan alhamdulilah respon Pemda Lombok Barat sangat mendukung “Aksi Bergizi” ini, Tuturnya.

Fajri berharap, Program yang dimulai sejak tahun 2018 ini, akan dapat dilanjutkan oleh pemerintah daerah, karena dari sisi fasilitas, pusat sudah menyiapkan 36 modul untuk siswa dan guru, selain itu sudah disiapkan juga kebutuhan Tablet Tambah Darah (TTD). Selanjutnya untuk keberhasilan program ini, Fajri memaparkan, Lombok Barat sudah terlihat maju dan berhasil dengan beberapa indikator yang ada.

“Alhamdulillah di Lombok Barat, sudah terlihat keberhasilannya dengan indikator, seperti semakin banyak yang memahami edukasi “Aksi Gizi” dan kesehatan, kemudian konsumsi Tablet Tambah darah (TTD) tercatat dan menunjukkan trend peningkatan dan berkurangnya tingkat anemia yang dialami oleh para remaja siswa dan siswi”, Paparnya. (Abd)

News Feed