by

Damri Mataram Kembali Beroperasi dan Siap Melayani Warga NTB

Mataram, SuaraGiriMenang.com – Setelah melakukan penyesuaian selama masa pendemi Covid-19, Damri memutuskan untuk menormalisasi kembali jadwal operasional  melayani penumpang antar kota namun dengan pemberlakuan pembatasan penumpang untuk mendukung  Surat Edara Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggata Barat Nomor 550/788/Dishub/I, tentang Pengaturan dan Pengendalian Transportasi NTB.

DAMRI Mataram NTB Mulai 11 Juni 2020 beroperasi kembali dengan tetap menggunakan Protokol kesehatan penanganan Virus Covid-19, , yakni bagi penumpang wajib menggunakan masker, wajib menunjukkan Identitas diri (KTP/SIM/KK), wajib menunjukkan Surat Keterangann sehat dari Puskesmas/Rumah sakit, dan Physical Distancing saat berada di dalam Bus (Jarak 1 kursi untuk Pelanggan dalam bus, kecuali untuk suami/istri/anak dengan menunjukkan Kartu Keluarga, disarankan untuk anak dibawah umur 2 tahun dan Lansia umur 65 Tahun keatas untuk tidak bepergian dahulu selama Pandemi Covid-19.

Manager Bagian Operasional DAMRI Mataram NTB, Tukul Arwana, mengungkapkan ini merupakan awal yang indah dan menjadi awal kebangkitan transportasi di NTB.

“ini menjadi awal yang indah untuk kejayaan DAMRI Mataram dan menjadi awal kebangkitan transportasi di NTB ditengah wabah covid-19 yang melanda seluruh dunia, Kita semua berharap cobaan ini cepat berlalu dan DAMRI tetap exist melayani masyarakat yang ada di NTB dan semoga do’a seluruh karyawan dan karyawati DAMRI Mataram terkabul, walaupun ada keterbatasan dalam jumlah pelanggan yang diangkut, mudah mudahan ini menjadi berkah untuk kita semua,” harap Tukul.

Sementara General Manager DAMRI Mataram NTB, M. Adzani Wahyu Wibowo berharap dengan beroperasi kembali ini, Damri Mataram dapat melayani warga NTB dengan tetap menggunakan Protokol dalam penanganan Covid-19.

“Semoga kondisi segera kembali normal seperti semula agar dapat melayani masyarakat NTB dan crew dapat bekerja kembali serta perusahaan berangsur bisa stabil dan yang tidak kalah penting dengan pola New  Normal  maka Covid-19 dapat terputus rantai penyebarannya”, ungkapnya. (abd)

News Feed