by

Dikes Lobar Tetap Edukasi Aksi Bergizi Dimasa Pandemi

Lombok Barat, SuaraGiriMenang.com – Program Aksi Bergizi Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat terus dilakukan ditengah wabah pandemi covid-19. Edukasi kegiatan tersebut dilakukan melalui media dengan menggelar talkshow interakrif di Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Suara Giri Menang.  Jum’at l,  (11/6/2020)

Berbeda dengan yang sebelumnya, tema yang diusung pada talkshow edukasi kali ini adalah “Aksi Bergizi Masa Covid Remaja dalam Pandemi”  aksi bergizi ini merupakan salah satu program Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat dimasa pandemi covid-19.

Kepala dinas kesehatan kabupaten lombok barat, Hj. Ni Made Ambaryati menjelaskan, ditengah wabah covid-19 ini harus tetap memenuhi kebutuhan gizi untuk menjaga imunitas agar terhindar dari virus corona atau covid-19.

“Pemenuhan gizi anak harus tetap diperhatikan untuk menjaga imunitas  agar terhindar dari infeksi virus Covid -19, karena imunitas tubuh erat kaitannya dengan cukup atau tidaknya asupan gizi anak. Asupan makan yang cukup, baik jumlah, jenis dan frekuensinya maka imunitas akan terjaga sehingga anak mampu menangkal penyakit infeksi, atau setidaknya bila terlanjur terinfeksi maka dapat cepat sembuh kembali”. Jelasnya.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Dinkes Lobar dalam aksi bergizi ini adalah dengan memberikan tablet tambah darah(TTD)  yang nantinya akan dikonsumsi seminggu sekali dengan makanan bergizi. di ketahui pihaknya sudah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat untuk mendistribusikan tablet  tambah darah tersebut kepada seluruh sekolah dilombok barat.

“Kami bekerjasama dengan Dikbud Lobar membuat regulasi untuk mendistribusikan TTD kepada siswi di sekolah dengan dibantu oleh guru dan peer support. Nanti tahapannya, Puskesmas mengirimkan TTD ke sekolah, kemudian guru membagikannya kepada siswa atau melalui wali murid” Tututrnya

Ambaryati juga menjelaskan pentingnya mejaga kebutuhan gizi pada masa pandemi, tujuan dari program tablet tambah darah(TTD) ini untuk menurunkan prevalensi anemia pada  remaja

“Program ini bertujuan untuk mengurangi prevalensi anemia pada anak remaja,  kita ketahui siswa, siswi belajar dari rumah,  cepat bosan dan ngantuk jadi kebutuhan gizi harus tetap terjaga”  tambahnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat juga bekerjasama dengan Kemenag untuk mendistribusikan Tablet tambah darah(TTD) ke Madrasah dan pondok pesantren.

“Kami juga bekerjasama dengan kemenag untuk mendistribusikan TTD ini ke madrasah dan pondok pesantren agar  program ini merata ke seluruh siswa siswi yang ada di lombok barat”

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, Hj Ni made Ambaryati berharap para remaja berkativitas diluar  tetap memperhatikan protokol kesehatan covid-19

“ketika beraktivitas, jangan lupa pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak” Tambahnya.

(Hfz)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed