by

Dikes Lobar Batasi Screening Hanya Untuk Keluarga Positif Covid-19

Lombok Barat, SuaraGiriMenang.com
Pandemi covid-19 atau biasa disebut virus corona di kabupaten lombok Barat terus berkembang. Kabid kesehatan masyarakat Dinas kesehatan kabupaten lombok Barat, Muhammad Abdullah mengaku kesulitan dalam melacak kontak Tracking pasien yang terjangkit virus corona, dalam hal ini dinas kesehatan kabupaten Lombok Barat akan membatasi screening pada pasien yang positif covid-19.

“Saat ini kita kesulitan dalam melacak kontak tracking pasien yang terkena virus corona, karena banyak sekali yang kita harus cek,” jelasnya.

Upaya yang kita lakukan saat ini adalah screening pada keluarga terdekat pasien yang terjangkit, tidak seperti dulu harus dicari kontak tracking pasien. Langkah ini kita ambil untuk mengurangi budgeting saat screening” tambahnya.

Usai menjadi narsum dalam Talkshow di Radio Suara Giri Menang 15 Juni 2020. Muhammad Abdullah juga mengatakan, kasus positif corona di Lombok Barat tergantung pada hasil swab yang diterima dinas kesehatan Lombok Barat, karena banyaknya antrian swab yang menunggu hasil.

“Kasus positif corona tergantung pada hasil swab keluar yang bisa kita terima, Kalau sekirannya hasil swab yang keluar 10 maka ada penambahan 10 juga”

“Karena banyaknya pasien yang menunggu antrian swab, saya berharap rumah sakit Tripat bisa melakukan swab, namun kita masih persiapan untuk membeli alatnya,” ungkapnya.

Abdullah juga menanggapi wacana pemerintah untuk memberlakukan new normal, ia mengatakan Lombok Barat bersiap menuju new normal.

“Saat ini kita masih dalam keadaan transisi artinya kita sudah keluar dari zona merah dan bersiap menuju era new normal,” jelsanya.
(hrs)

News Feed