by

Dinas Pertanian Siapkan Program Khusus Tangani Stunting

Lombok Barat. SuaraGiriMenang.com – Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat ikut serta dalam penanganan stunting di Lombok Barat dengan menyiapkan program khusus yakni mengembangkan varietas Inpari IR Nutri Zinc seluas 300 hektare yang tersebar di 10 kecamatan. Varietas Inpari IR Nutri Zinc ini  memiliki kandungan nutrisi tinggi sehingga dapat menangkal stanting yang masih menjadi persoalan di Lombok Barat.

Kepala Dinas Pertanian Lombok Barat Ir. H. Muhur zokhri menerangkan,  penanganan stunting memerlukan upaya percepatan penganekaragaman konsumsi pangan, salah satunya  mendukung mengembangkan program Varietas Inpari IR Nutri Zinc. Khusus di Dinas Pertanian sendiri yaitu dengan memberikan penyediaan pangan yang cukup dan sehat, sebab untuk mendukung penekanan stanting ini tentu harus tersedia pangan seperti beras,  buah , sayur mayur,  daging dan telur.

“Saya kira itu, kami dari dinas pertanian akan nenyiapkan itu sehingga pemenuhan gizi masyarakat menjadi perhatian kita,” paparnya sesusai mengikuti rapat koordinasi penanganan stunting di Jayengrana Kantor Bupati Senin, (22/6/20).

Untuk mensukseskan program ini,  pihaknya menyediakan  300 Hektar lahan untuk mengembangkan  tanaman Padi Kaya Nutri zinc yang tersebar di Lombok Barat. Artinya produksi hasil berasnya nanti mengandung unsur Zeng yang tinggi. Ini diharapkan bisa membantu meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya dari sisi kandungan unsur Zeng dalam upaya menekan angka stunting di Lombok barat.

“Unsur Zeng ini berperan penting dalam menjaga kesehatan terutama kebutuhan unsur kimia yang dibutuhkan oleh kesehatan khususnya dalam mencegah stunting,”  jelas  Muhur.

Lebih lanjut Muhur menjelaskan pengembangan produksi padi ini , sejumlah kelompok tani akan diberikan bantuan dalam bentuk benih padi untuk dikembangkan di lahannya masing masing. Bantuan ini juga  guna mempertahankan produksi pangan khususnya beras dalam rangka koordinasi terkait penekanan angka stunting di Lombok barat.

“Program ini dari Jenderal Pangan di Kementerian yaitu dengan mengeluarkan program khusus berkaitan budi daya tanaman padi Kaya Nutri Zinc,” tambahnya.

Selain itu kata Muhur, Pemerintah Daerah juga mempunyai program lain yang mendukung penekanan stunting di Lobar yakni Kandang Kolektif dari sektor peternakan yang dapat menekan angka stanting.

Dengan begitu, Dinas pertanian akan mencoba mengembangkan dan membangun sarana dan prasarana  kandang  kolektif. Karena dengan terbangunnya kandang kolektif  diharapkan dapat menjamin keamanan dan kesehatan bagi ternak, terutama menyediakan sistem drainase dan sanitasinya.

“Saya kira jika sarana dan prasarana ini sudah terbangun dengan baik akan bisa mengatur limbah limbah ternak yang ada, tidak menyebar kesana kemari yang bisa mengganggu lingkungan,” jelas dia.

Lebih lanjut lagi, Muhur  mengatakan, kandang kolektif ini bisa ramah dan tidak mengganggu kesehatan lingkungan. Ternak ternak sapi yang tadinya menyebar di masing-masing rumah diharapkan kumpul di satu tempat sehingga dapat menjamin keamanan dan kebersihannya juga terjamin kesehatan ternak masyarakat.

“kelebihan kandang kolektif  ini praktis terutama menjamin kesehatan ternak, terutama bagi masyarakat,” ujarnya. (hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed