by

Bupati Lombok Barat Tinjau Lokasi Restorasi Sungai

Lombok Barat. Suaragirimensng.com – Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid meninjau Lokasi Restorasi sungai di Kecamatan Lembar dan Sekotong, Jum’at (28/8).

Pada kesempatan itu Fauzan, berharap dengan adanya restorasi sungai akan menumbuhkan kepedulian masyarakat untuk menjaga sungai.

“Alhamdulillah hari ini kita berkesempatan meninjau lokasi restorasi sungai dan ini berkat kerjasama dengan teman-teman TNI, Pemerintah Daerah (Pemda). Kita juga dibantu alat-alat berat dari Balai Wilayah Sungai (BWS), sehingga alhamdulillah tahun ini ada dua sungai yang di restorasi yaitu Sungai di Sekotong Timur Kec.Lembar dan Sungai Telaga Lebur Kec.Sekotong,” jelasnya.

Lanjut kata dia, untuk di Dusun Kambeng Kecamatan Lembar ada sekitar 2 Km lebih dengan 3 titik dipasangkan bronjong sedangkan di Dusun Telaga Lebur Kecamatan Sekotong ini panjangnya 1,4 Km terdapat 5 titik yang dipasangkan bronjong. Restorasi sungai ini dilakukan selama 2 bulan dan berakhir besok tanggal 14 September 2020.

“Insya allah dengan adanya restorasi sungai yang kita lakukan ini, tidak akan banjir lagi,” aku bupati.

Dengan adanya restorasi sungai di dua Kecamatan tersebut, orang nomor satu di Lombok Barat agar warga masyarakat peduli dan menjaga kebersihan sungai. Salah satunya dengan membentuk Kelompok Masyarakat Peduli Sungai (KMPS).

“Kami berharap ada tindak lanjut dari masyarakat, kami sudah memfasilitasi dengan  melakukan restorasi sungai. Kami minta terutama kepada kades untuk bisa memfasilitasi terbentuknya KMPS untuj menjaga kebersihan sungai,” kata mantan Ketua KPU NTB ini.

“Dan kepada masyarakat yang berada di bantaran sungai untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. Karena bagaimanapun upaya dari Pemda bersama TNI maupun Polri, tanpa ada dukungan dari masyarakat pasti suatu saat akan terjadi banjir lagi,” tuturnya.

Sementara itu Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm. Gunawan mengatakan, terkait tindak lanjut restorasi sungai di Kabupaten Lombok Barat kata dia, akan menunggu koordinasi dari Pemda perihal titik sungai yang perlu di restorasi.

“Kalau restorasi sungai di Kecamatan lain, kami masih menunggu informasi dari pemda. Karena pemda yang lebih tau lokasi mana yang akan di restorasi,” katanya.

“Sungai itu kan milik masyarakat itu sendiri, jadi mari dijaga bersama-sama dengan tidak membuang sampah sembarangan,” tutupnya

(Andy-ProKoPi Lobar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed