by

Lombok Barat Gelar Pertunjukan Virtual Kesenian Tradisional

Lombok Barat. Suaragirimenang.com – Acara pertunjukan virtual dengan tema “potensi keberagamana kesenian dan kebudayaan di Pulau seribu masjid dalam membangkitkan perekonomina Nusa Tenggara Barat’’ dengan tagline “bersatu kita pasti mampu’’ yang diselenggarakan oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Kementrian Kominfo RI berlangsung di Bencingah Agung Kabupaten Lombok Barat. Sabtu, 21 November 2021.

Kegiatan yang bertajuk pertunjukan virtual dan kesenian tradisional tersebut menyuguhkan kesenian khas daerah Kabupaten Lombok Barat, diantaranya pertunjukan tarian perang topat, pertunjukan wayang kulit dan kesenian pepaosan ( pembacaan lontar). Hadir dalam acara tersebut, Sekda Lombok barat Dr.H Baehaki, Kepala Dinas Kominfo Lombok Barat Ahad Legiarto, dr. H Ahmad dan Fatoni mewakili Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat .

Dalam laporanya Kepala Dinas Kominfo Ahad Legiarto menyampaikan, Diskominfo sebagai pengemban amanah penyebarluasan informasi, memaksimalkan semua media baik cetak maupun elektronik termasuk pertunjukan virtual, dalam mendorong masyarakat meningkatkan disiplinnya dimasa pandemi

“Melalui pertunjukan semacam ini , kita dapat menghindari kerumunan karena di tayangkan di link youtube, streaming dan media sosial lainya sehingga mudah di akses oleh masyarakat, dalam rangka memaksimalkan edukasi pencegahan covid-19”

Sementara itu,  perwakilan dari Dinas Kesehatan Lombok Barat dr H. Ahmad Fatoni memberikan penyuluhan tentang covid-19, dalam pemaparannya kepala bidang penceahan penyakit dan pengendalian penyakit ini menjelaskan hingga saat ini di NTB, Lombok Barat masih berada pada posisi kedua setelah Kota Mataram dalam penyebaran virus corona. Hingga saat ini masih ada 731 kasus dengan 666 orang sembuh, 15 orang yang masih di isolasi dan 50 orang meninggal, dari 50 orang yang meninggal dikatakan Fatoni, di dominasi dengan komorbid atau penyakit bawaan berupa deabetes dan hipertensi. Saat ini edukasi pencegahan dan penerapan kesehatanpun terus dilakukan bekerjsama dengan semua OPD dan TNI, Polri.

“ hingga saat ini kami masih tanpa henti memberikan edukasi pencegahan, karena hanya itu maksimal yang bisa kita lakukan. Melibatkan semua OPD yang ada di Kabupaten Lombok Barat bahkan TNI dan Polri karena kami gk bisa sendiri. Edukasi yang terus kami sampaikan kepada masyarakat sesuai dengan protokoler kesehatan yakni menghindari kerumunan, kemanampun berpergian selalu menggunakan masker, mencudi tanan di ari yang mengalir menggunakan sabun, makan makanan bergizi agar imun kita kuat dan kurangi keluar rumah apabila tidak ada hal yang mendesak, karena penyebaran covid hingga saat ini masih terjadi’’ jelas Fatoni.

Fatoni menambahkan, terkait rencana pemerintah pusat untuk pemberian vaksin pada tahun 2021, ia menjelaskan, dinas kesehatan Lombok Barat sudah mulai menyiapkan cool box alat penyimpan untuk vaksin,dan  menyiapkan juru imunisaasinya.

‘’terkati rencana pemerintah pusat untuk vaksin 2021, kita sudah mulai siapkan tempat vaksin dan tim juru imunisasisnsya, dari informasi tim medis akan mendapatkan vaksin lebih awal, kemudian ke tenaga publik lainnya’’jelas Fatoni.

Selanjutnya dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Lombok Barat ( Sekda) Dr. H Baehaki menymapikan, ucapan terimakasih dan apresiasi kepada ketua Komite Penangan Covid Dan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan kementrian Kominfo yg sdah mmberikan kepercayan kepada pmerintah Lombok barat untuk menyelenggarakan pagelaran seni daerah Lombok Barat seperti wayang kulit, tari perang topat dan pepaosan.

Selanjutnya dalam kesempatan tersebut, Sekda memaparkan, bahwa semenjak adanya wabah virus corona ini, semua lini berubah, seluruh sektor terdampak terutama sektor pembangunan baik lokal ataupun nasional . Sekda menjelaskan bahwa Lombok barat telah melakukan banyak upaya sesuai dengan ketentuan dan pedoman regulasi secara nasional. Salah satu bentuk implementasisnya yakni dengan membentuk Tim Reaksi Cepat ( TRC) dan juga membentuk tim pencegahan covid-19.

‘’berbagai upaya kita lakukan di Lombok Barat ini, salah satunya dengaan membentuk Tim Reaksi Cepat ( TRC) dengan meilbatkan seluruh OPD yang tentunya di dampingin TNI,Polri serta mengajak para tokoh masyarakat,agama,pemuda secara rutin melakukan edukasi protokol kesehatan covid-19. Sehingga kita dapat mengurangi jumlah ataupun kwalitas infeksinya” terangnya

Selain itu kata Sekda, dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat virus ini sangat terasa, ia mencontohkan dampak resesi mulai terasa baik secara lokal dan nasional.

‘’secara lokal dengan adanya covid 19, sudah mulai terasa dampaknya bahkan resesi mencapai 3,4 persen. Secara local 17 sektor terdampak, termasuk salah satunya sektor pariwisata yang merupakan penghasil PAD terbanyak sementara lumpuh dan mengakibatkan PAD Lombok Barat drastic menurun” kata Sekda.

Acara yang disiarkan langsung melalai channel youtube itu, dalam keempatan tersebut Baehaki mengajak kepada semua pihak baik lokal maupun nasional untuk senantiasa melaksanakan kegiatan dengan protokol kesehatan, ia mencontohkan kegiatan virtual seperti ini bagian dari melaksanakan prosedur

‘’Geliat pelaksaaan ekonomi, dapat dilaksanakan secara virtual. Karena ini bagian dari pelaksanaan prosedur. Kegiatan tetap berjalan, masyasrakat kita tetap sehat dan sesuai dengan prinsip, rakyat tetap sehat dan ekonomi tetap bangkit’’ungkapnya

Sekda kembali menjelaskan, dengan masih adanya virus ini, tidak ada satupun sector yang tidak terdampak. Namun di Lombok barat sendiri sektor pertaninan masih dapat bertahan, namun lambat laun kata Baehaki bila kita tidak melaksanakan protocol covid 19 maka sektor pertanianpun akan mengalami penurunan.

‘’Kalau tidak secara massif bergerak untuk mencegah virus ini, kita akan mendapatkan meningkatnya penggauran dan kemiskianan. Karena itu saya mengajak kepada kita semua marilah kita gunakan semua petunjuk pemerintah ini agar rakyat tetap sehat dan ekonomi tetap bangkit. Mari gunakan giat ini untuk berbuat baik untuk mengedukasi mayarakat kita dimasa pandemi”

Di akhir sambutannya dengan mengutip salah satu hadist, Baehaki mengajak kepada masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut untuk memberikan manfaat kepada orang lain, selama masa covid untuk tetap menggunakan masker, mencuci tangan dan  selamatkan diri dan orang disekitar dari bahaya virus corona

‘’mari kita berbuat baik, karena sesungguhnya sebaik baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain, menjaga diri anda juga bagian dari menjaga orang lain agar tidak tertular virus covid-19. Gunakan masker dan ikuti protocol kesehatan lainnya’’. Tegas Sekda Lombok Barat

(Abd)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed