by

Kurangi Kasus Terhadap Perempuan dan Anak, Lobar Bentuk PUSPA

Kegiatan pertemuan pembinaan penguatan kapasitas managemen organisaasi wanita dan fasilitasi pembentukan Forum partisipasi public untuk kesejahteraan perempuan dan anak ( PUSPA) yang di selenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) di hadiri wakil Bupati sekaligus ketua Gabungan Organisaasi Wanita (GOW) Lombok Barat Hj. Sumiatun berlangsung di ruang Dinas PUTR Lombok Barat, Rabu 26 November 2020.

Ketua darma wanita Lombok Barat dan anggota, Sejumlah organisasi wanita, para pegiat sosial, NGO  pemerhati perempuan dan anak , para akademisi, media dan undangan lainnya hadir juga saat giat tersebut. Dalam sambutannya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Ramadan Harianto meyampaikan, pernikahan anak atau dibawah umur masih cukup tinggi karena itu diharapkan pertemuan ini menjadi sebuah momentum untuk memaksimalkan perhatian dan  focus kita di Lombok Barat untuk perempuan dan anak.

‘’ini momentum yang cukup baik untuk meningkatkan kepedulian kita , melibatkan GOW dan PUSPA untuk bersama melibatkan perempuan untuk berperan lebih maksimal lagi ‘’

Selain itu, Ramadhan berharap adanya komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk mendorong kaum perempuan di lombok barat lebih baik.

‘’ kedepannya kita bisa maksimalkan partisipasi dibidang usaha dan di bidang ekonomi untuk diperhatikan seperti jajanan local dan sebgainya. Karena dimasa covid ini stay ditempat , kita berharap pelan pelan kita bisa berbenah” kata Ramadan.

Sementara itu Ketua GOW Lombok Barat dalam sambutannya menyoroti beberapa persoalan yang menimpa para wanita yang ada di Lombok Barat seperti kasus menikah dibawah umur, hamil diluar nikah dan lainya.

Sebelumnya Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun menyampaikan terimkasih dan apresiasi untuk terlesenggaranya acara ini. Dalam sambutannya ia menekankan bahwa kaum perempuan harus diberikan penguatan kapasitas karena secara umum masih banyak tertinggal.  Sumiatun menjelaskan hal tersebut bisa dilakukan dengan menyelenggarakan pembinaan kepada masyarakat dan perempuan Lombok Barat terhadap berbagai persoalan diantaranya kekerasan, pernikahan anak dibawah umur dan lainnya.

Selain itu, sumiatun juga menyinggung tingkat partisipasi politik perempuan yang juga msih rendah

‘’saya sangat mendorong untuk perempuan aktif dalam perpolitikan, karena hingga saat ini porsentasenya masih sangat kecil. Mari kita buktikan kalau perempuan itu bisa” Tutur Hj Sumiatun

Hj Sumiatun juga menyampaikan kemajuan perempuan dan anak itu terdiri dari beberapa variable atau indikator yakni kemajuan di bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi yang harus diraih.

Diakhir sambutannya ia berharap agar pembentukan PUSPA tersebut dapat berjalan lancer dan memberikan sumbangsih yang nyata bagi Lombok Barat.

 (Abd)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed