Bupati Fauzan Khalid Buka Rapat Kerja Kepala TK Negeri dan Swasta Se-Lombok Barat

Lombok Barat. Suaragirimenang.com –  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat (Lobar) menggelar kegiatan Rapat Kerja Kepala Taman Kanak-kanak (TK) Negeri dan Swasta se-Kabupaten Lobar, bertempat di Ballroom Hotel Aruna Senggigi, Kamis (10/20).

Kegiatan ini diikuti 106 Kepala Sekolah TK Negeri dan Swasta se- Kabupaten Lobar, dihadiri langsung Bupati H. Fauzan Khalid, Assisten I Agus Gunawan dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lobar H. Nasrun

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan H. Nasrun dalam Laporannya menyampaikan yang masih menjadi persoalan di Sekolah TK adalah terkait kurikulum.  Yaitu seperti apa kurikulum yang diajarkan di tingkat TK dan PAUD.

“Seperti apa kurikulum itu nantinya harus disahkan oleh kepala dinas terkait sebelum kurikulum tersebut direvisi oleh kepala bidang dan pengawas yang bertanggung jawab di Dinas Dikbud,” ujar Nasrun.

“Ini saya tekankan Kepada Kepala Sekolah TK Negeri Maupun Swasta agar kulikulum tersebut diutamakan terlebih dahulu sesuai dengan keadaan di mana sesuai yang diadopsi dan indikator yang sudah dibuat,” lanjutnya.

Lebih jauh katanya, di dalam proses belajar mengajar banyak sekali yang harus disiapkan dengan metode 8 standar pembelajaran.

 “Dari hasil pelatihan ini Bapak Ibu bisa praktekkan di tempat di mana Bapak Ibu sebagai Kepala Sekolah TK Negeri maupun Swasta,” ujarnya.

“Mudah-mudahan di tahun ajaran baru ini di Bulan Januari nantinya para murid bisa masuk sekolah tatap muka seperti biasanya tetapi dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku,” lebih lanjut Nasrun berharap.

Sementara itu, Bupati H. Fauzan Khalid, dalam sambutannya menyampaikan, dalam minggu ketiga bulan Januari proses vaksinisasi Covid-19 akan dimulai dari petugas kesehatan. Setelah itu berpindah ke tenaga pendidik dan selanjutnya ke anak-anak atau mahasiswi.

Baca Juga:  Sambut Superbike 2021 Bupati dan DPRD Provinsi NTB Dukung ODOP

“TK ini juga menjadi salah satu perhatian kita di Pemda karena ini basis pembentukan karakter dari anak-anak kita,” ujarnya.

Ia juga menyingung terkait Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K). Memang benar, kata bupati, Pemerintah Pusat membuka banyak peluang untuk pengangkatan tenaga guru dan kesehatan.

“Saya kira ini perlu tetap berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat supaya masyarakat kita para guru-guru dan tenaga kesehatan untuk bisa mempunyai nilai plus dan mudah-mudahan ada kebijakan khusus untuk pengangkatan kepada Kepala TK dan PAUD di Pemerintah Pusat,” harap bupati.

“Mudah-mudahan kegiatan ini mendapatkan berkah bagi kita semua sehingga kemudian ke depannya dari waktu ke waktu bisa terus lebih baik dan menyempurnakan proses pendidikan, pembelajaran, yang dilakukan di masing-masing tempat Ibu Bapak mengemban tugas,” bupati berharap dan berpesan. (Emi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.