by

Keluarga Harapan Desa Sembung Luncurkan Kios KUBe KPM Sejahtera

Lombok Barat. Suaragirimenang.com – Pemerintah Desa Sembung terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Salah satu caranya ialah dengan membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBe). Program yang digagas Kementerian Sosial (Kemensos) RI ini mampu membuahkan hasil. Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) di Desa Sembung, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) meluncurkan Kios KUBE KPM Sejahtera. Sebagian dari keluarga ini sudah digraduasi Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, Kamis, (10/9). Bupati memberikan bantuan alat cuci (laundry) kepada mereka.

KUBe merupakan wadah masyarakat miskin untuk melaksanakan usaha bersama secara berkelompok dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan.

Dina, salah satu anggota KUBe KPM Sejahtera Desa Sembung, Kamis (17/12) mengatakan, KUBe ini fokus menyediakan aneka produk KPM meliputi super kopi Lombok, krepek singkong brenda, rempeyek aneka rasa “KPM Sejahtera”, aneka abon dan krupuk kulit.

“Di KUBe ini juga kita menyediakan aneka sembako lokal, kebutuhan sekolah anak, kebutuhan alat tulis kantor (ATK) dan kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Dia menyebut, anggota di KUBe ingin maju dan berkembang. Kebanyakan yang jadi anggota ini dari ibu rumah tangga, sehingga diharapkan ibu rumah tangga itu punya penghasilan.

“Kita pengen maju bersama dan punya penghasilan sendiri, karena di KUBe ini didominasi ibu rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan,” akunya.

Diakui, dia baru masuk jadi anggota PKH sejak tahun 2019 karena tidak mempunyai pekerjaan di rumah dan fokus pekerja jadi karyawan di KUBe KPM sejahtera ini.

“Semoga menjadi anggota di KUBe ini bisa berkembang dan kita pengen punya pengalaman supaya nantinya bisa lebih mandiri,” harap ibu dua anak ini.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya program KUBe dari Kemensos, karena program tersebut dapat mengurangi pengangguran,” tutupnya.

Sementara itu, Pendamping PKH Desa Sembung, Surianik, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pak Bupati Lobar H. Fauzan Khalid yang telah tanggap atas janji beliau memberikan bantuan berupa satu paket alat laundry kepada KUBe KPM sejahtera.

“Kita di KUBe KPM sejahtera memang membutuhkan alat laundry dan saya ajukan proposal alat laundry ini. Dan alhamdulillah bantuan ini keluar setelah seminggu mengajukan proposal,” katanya.

Dia menambahkan, KUBe ini berdiri sejak tahun 2017 dan terdiri dari 13 anggota. Pertama kali membuat kue kering nastar, krepek singkong, rempeyek aneka rasa, kopi, aneka abon dan krupuk kulit sampai sekarang masih jalan. Karena

mereka didominasi ibu rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan.

“Kami pertama mendapat bantuan modal usaha dari desa sebesar Rp 4 juta untuk membeli alat untuk usaha membuat kue kering nastar dan lainnya. Di awal tahun 2020 yang satu tahun itu omzetnya Rp 24 juta dan terakhir sekarang ini omzet  sebesar Rp 50 juta,” tuturnya.

“Di KUBe KPM Sejahtera ini kami usulkan menjadi penyalur PKH sejak tahun 2018 sampai sekarang. Kita juga menyalurkan bantuan non tunai atau bantuan sembako sejak 2019, termasuk penyaluran bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan bantuan sosial yang menggunakan ATM,” tutupnya.

Di tempat yang sama Kades Sembung H. Ali Abdul Sahib mengatakan, terkait kerjasama Pemdes Sembung dengan KUBe KPM Sejahtera alhamdulillah terjalin sejak tahun 2018. Artinya sebelum itu cuma mensupport dengan semangat supaya KUBe ini bisa mandiri.

“Setelah tahun 2018, kami di Pemerintah Desa mencoba  menganggarkan dari Dana Desa (DD) sebesar Rp 4 juta untuk membuat keterampilan jajanan kue kering seperti nastar, krepek dan sebagainya. Pertama kita berikan pelatihan dan mendatangkan tutor, sehingga alhamdullah bisa berkembang sampai sekarang ini,” katanya.

Ke depan rencananya kata dia, untuk tahun 2021 dengan lembaga desa sangat mendukung kegiatan KUBe KPM sejahtera ini yang mana nanti di penetapan APBDes akan kerja sama dengan BUMDes.

“Supaya nanti BUMDes bisa membina KPM ini dan insya allah anggaran BUMDes ini kita arahkan ke KUBe KPM Sejahtera, sehingga semakin maju dan sejahtera bagi masyarakat khususnya bagi anggota,” imbuhnya.

Dia berharap, ke depan supaya masyarakat bisa mandiri dan tidak tergantung pada pemerintah dalam artian hanya menunggu bantuan pemerintah saja.

“Saya sangat mengapresiasi kepada anggota PKH yang digraduasi sebanyak 23 orang di Desa Sembung dan hasilnya mereka bisa bekerja di Kelompok Usaha Bersama (KUBe) KPM sejahtera ini. Saya di Pemdes juga secara langsung bekerja sama dengan KUBe ini untuk membeli ATK dan lain sebagainya,” tutupnya. (and)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed