by

Kepala Disnaker Lobar “Banyak Pekerja Migran Terlantar Karena Tak Sesuai Skill’’

Lombok Barat. Suaragirimenang.com – Nasip Pekerja Migran tidak selalu beruntung, berada jauh di negeri orang untuk mengharapkan penghidupan yang layak terkadang tidak sesuai dengan kenyataan dan pulang dengan tangan hampa, bahkan tidak jarang dengan membawa persoalan. Hal tersebut terjadi salah satunya karena para pekerja migran ditolak oleh perusahaan penempatan tenaga kerja karena tidak sesuai skill dengan kwalifikasi yang diminta walaupun memiliki sertifikat. Hal tersebut disampaikan Kepala Disnakertrans Lombok barat Drs. H.M. Yamil, MA dikantornya Rabu, 18/02/2021.

Yamil menerangkan, saat ini kurang lebih dua ribu pekerja migran yang sedang menunggu untuk diberangkatkan dengan tujuan keluar negeri dengan berbgai Negara tujuan untuk bekerja. Kedepan Disnaker Lobar akan lebih ketat lagi terkait dengan persyaratan, kwalifikasi dan skill dari calon pekerja migran sehingga persolan yang menimpa pekerja migran tersebut bisa berkurang bahkan tidak terjadi.

“kenapa banyak terjadi illegal dan kadang masalah dengan pekerja migran? Itu karena mereka tidak memiliki skill walaupun sudah ada sertifikat. Karena sekedar memenuhi persyaratan saja dan tentunya ada permainan. Dan inilah yang akan kita perbaiki kedepan lebih ketat lagi sehingga tidak menjadi masalah’’ungkap Kepala Disnaker Lobar.

Selain memperketat administrasi dan verfikasi calon pekerja migran, nantinya kata yamil Disnaker Lobar akan berkomunikasi dengan pihak Bank untuk pembiayaan para pekerja migran sehingga tidak terbeban dengan pinjamam yang berat.

“ kami juga akan mendorong pihak Bank agar dapat memberikan pinjaman modal untuk keberangkatan mereka, dengan system pemotongan gaji langsung sehingga dan sisa dari gaji bisa langsung ke keluarga tandapa ada potongan dari pihak atau oknum ‘’.terangnya

Selain itu Kepala Disnaker yang baru menjabat beberapa bulan ini menyampaikan, selama covid-19 ini semua pekerja migran untuk semua tujuan keluar negeri masih di tutup. Namun sebagai alternative bagi pekerja migran yang yang akan transmigrasi keluar kota masih bisa dilakukan. (Abd)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed