by

Bupati Faozan, Apresiasi BNI Tanam 1.250 Terumbu Karang di Pantai Senggigi

Lombok Barat. Suaragirimenang.com – Prihatin atas kondisi terumbu karang yang ada di Senggigi, PT BNI Cabang Mataram restorasi 1.250 terumbu karang bekerjasama dengan diving Mandalika bertempat di Perairan Pantai Senggigi, Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat, Minggu (4/7).

Amiruddin, Kepala Cabang Bank BNI Mataram mengungkapkan restorasi ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian peringatan HUT BNI ke-75.

“Ada salah satu misi BNI dari sekian misi yakni tanggung jawab kepada masyarakat dan sekitarnya, ini salah satu bentuk misi kami,”kata Amir.

Sekarang, katanya, Senggigi sudah maju dan menjadi destinasi pilihan yang luar biasa, tidak seperti dulu Senggigi sebagai tempat pembuangan bayi. Sekarang semua berubah masyarakatnya udah maju.

Maka untuk memperindah Senggigi, Amir bersama jajaran dan Dandim 1606 Mataram melakukan penanaman trumbu karang, karena ia ingin di Senggigi ada destinasi di bawah laut.

“Kami melakukan retorasi terumbu karang dengan bekerjasama dengan diving Mandalika. Sekitar 1.250 terumbu karang yang ditanam, sebelumnya juga sudah dilakukan penanaman, hari ini bisa selesai. Kami ingin berikan yang terbaik untuk masyarakat,” cetus Amir.

Sementara, Bupati H.Fauzan Khalid mengapresiasi Bank BNI Cabang Mataram yang telah peduli dengan lingkungan terutama kerusakan trumbu karang yang ada di pantai Senggigi.

Dulu, kata Fauzan, Senggigi terkenal karena karangnya. Dan kita bisa kembalikan seperti dulu setelah kita restorasi. Jika alamnya bagus, hotel hotelnya, destinasi pariwisatanya itu menjadi kembanggaan kita bersama. Ia pun yakin bisa dilakukan hanya membutuhkan kerjasama dan kepedulian kita bersama.

Lanjut dikatakan Fauzan, penanaman terumbu karang merupakan pekerjaan yang luar biasa lebih-lebih, sebutnya, menjaga trumbu karang dalam konteks sekarang tidak hanya membutuhkan luas tapi butuh kepedulian kita semua.

“Alhamdulillah kepedulian ini sudah kita tunjukkan untuk masyarakat,” akunya.

Selanjutnya kata Ketua PMI Lombok Barat itu yang merusak trumbu karang selain manusia juga pengaruh penembakan ikan, mancing dan sampah.

Maka kevdepan Pemda melalui Dinas Lingkungan hidup, TNI dan Dikpora akan melakukan MoU terkait pembentukan bank sampah berbasis sekolah.

“Yang dimulai dari hulu, tidak hanya dari hilir saja,” ujarnya.

Sesuai dengan target tahun ajaran baru nanti, lanjutnya, akan mulai dilaunching.

“Mudah – mudahan bisa pecah rekor Muri sesuai data yang masuk ada 1.230 siswa siswi yang ikut,” harapnya.

Di akhir sambutannya ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada BNI Cabang Mataram yang telah konsen dalam membantu penanaman terumbu karang di wilayah Senggigi untuk mengembalikan keindahan Senggigi.

“Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada BNI yang sangat konsen dalam hal ini, tidak hanya restorasi tapi secara maksimal membantu,” cetus Fauzan. (Ddy)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed