by

Bupati Fauzan Isi Kajian di Boarding School Mua’allimin Muhammadiyah Lobar

Lombok Barat. Suaragirimenang.com – Bupati Lombok Barat (Lobar) H.Fauzan Khalid didaulat mengisi pengajian umum yang digelar secara rutin setiap minggu bertempat di Boarding School Mua’allimin Muhammadiyah Lobar di Jalan Raya Tibupiling, Desa Golong, Kecamatan Narmada, Minggu, (18/7).

Hadir juga mendampingi Bupati Camat Narmada Muhammad Busyairi, Kades Golong H.M.Zainuddin, dan Pengurus Wilayah Muhammadiyah Lombok Barat Suryadi Hidayat.

Hadir juga Dr.TGH. Falahudin selaku Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Provinsi NTB.

Adapun inti tausyiah yang disampaikan Alumnus UIN Sunan Kalijaga Jogyakarta itu yaitu mengajak seluruh jamaah untuk terus berjuang jangan cepat pasrah.

“Karena hukum Allah SWT katanya apa yang kita peroleh itulah yang kita perjuangkan,” terangnya.

Tidak ada yang kita peroleh tanpa pengorbanan, perjuangan, dan tanpa kesulitan.

“Intinya tidak ada hasil tanpa berjuang. Kita mau ini mau itu tanpa berjuang kita tidak akan bisa, itu hukum alam,” sebutnya.

Selain itu, bupati juga mengajak jama’ah pengajian untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Karena kata bupati dua priode itu kita masyarakat awam tidak bisa membuktikan virus itu ada karena kita bukan dokter.

“Kita harus percaya, masak kita tidak percaya jutaan dokter di seluruh dunia, mereka tidak pernah ketemu untuk sepakati corona. Maka kita harus percaya, faktanya banyak juga yang meninggal,” jelasnya.

Intinya, lanjut bupati,, Allah tidak bisa diakali kita harus pakai logika. Jangan sampai sudah kena kemudian menyalahkan Pemda.

Ia pun mencontohkan Negara Jepang, Singapure bahkan di Bali. Perilaku mereka lebih Islami, karena mereka taat.

“Di Jepang kalau demam pilek jika keluar rumah mereka pakai masker. Itu untuk melindungi yang tidak sakit,” tambahnya.

Di akhir tausyiahnya ia berpesan kepada siswa Boarding School Mua’allimin Muhammadiyah untuk terus rajin membaca dan belajar.

“Karena perjuangan butuh proses maka adik-adik harus berpikir dan semoga kalian sukses,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah NTB Dr. TGH Falahudin menyebut Bupati Lombok Barat adalah bagian keluarga kita.

“Beliau sekolah di Pancor dan di Islahudin Kediri namun alam pikirannya beliau Muhammadiyah meskipun tidak menggunakan baju Muallimin Muhammadiyah,” cetusnya.

Selain itu Falahudin juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati lombok Barat dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Barat atas diberikannya satu lokal gedung untuk Muallimin Muhammadiyah.

Untuk itu ia mengajak seluruh keluarga besar Muhammadiyah untuk selalu taat kepada Pemerintah sesuai karakter Muhammadiyah yakni taat pada perundang-undangan.

“Kita harus taat pemerintah, tidak melawan pemerintah, bahkan membantu pemerintah dalam penanganan Covid 19,” pungkasnya. (Ddy)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed