by

Gempur Rokok Ilegal, Pemkab Lobar Dan Bea Cukai Terus Lakukan Sosialisasi

Lombok Barat. Suaragirimenang.com – Pemerintah kabupaten Lombok Barat Bersama Bea Cukai mataram menggelar sosialisasi mengenai ketentuan cukai kepada masyarakat di kecamatan gerung ,bertempat di kelurahan Gerung selatan.kamis (29/07/21).

Di acara tersebut, Pelayanan Kepabean Cukai dan dukungan teknis KPPBC-Mataram Norkholis menyampaikan melalui sosialisasi ini diharapkan akan meningkatkan sinergi dan koordinasi antara Bea Cukai dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ketentuan di bidang cukai khususnya rokok ilegal, sehingga masyarakat terhindar dari bahaya rokok illegal yang hingga saat ini masih banyak beredar.

“Sosialisasi yang kami lakukan ini sebagai salah satu bentuk nyata kami untuk terus berusaha menggempur peredaran rokok ilegal. Tentunya dengan mengedukasi masyarakat terhadap bahaya yang ditimbulkan apabila mengkonsumsi atau bahkan menjual rokok ilegal, sehingga harapannya peredaran rokok ilegal bisa menurun atau bahkan sudah tidak ada lagi,” ujarnya.

Selain itu dalam kegiatan tersebut, Bea Cukai Mataram menyampaikan ketentuan cukai kepada masyarakat, antara lain pengertian cukai, sejarah, izin, tujuan pengawasan di bidang cukai, bahaya dan ciri-ciri rokok ilegal, serta manfaat DBHCHT.,

Selain mengenalkan aturan cukai sebagaimana diamanatkan dalam UU 39 tahun 2007 tentang Cukai. Tim juga mengenalkan cara mengidentifikasi sederhana untuk mengetahui dari ciri-ciri rokok ilegal, identifikasi pita cukai dan dilanjutkan dengan praktik.

lebih jauh Nurkholis menjelaskan, operasi Pasar merupakan langkah konkret yang dilakukan oleh Bea Cukai untuk memerangi peredaran rokok ilegal.

 “Peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan penerimaan negara tetapi juga mendistorsi iklim bisnis yang kompetitif di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu,  sekretaris satpol PP Lombok barat Ketut Rauh Mengatakan, Satpol-PP Lombok Barat merupakan salah satu instansi yang mendapatkan DBHCHT dari Bea cukai Mataram dan anggaran tersebut akan digunakan untuk melaksanakan sosialisasi di 17 Kecamatan.

Dana ini dipergunakan untuk pengamanan kegiatan sosialisasi.” kegiatan sosialisasi ini target awalnya kita, 17 Kali di Masing-masing kecamatan ,  dengan jumlah peserta sebanyak 70 Orang yang terdiri dari unsur tokoh masyarakat, Unsur pedagang, Perangkat Desa,Camat ,dan lurah.

” kita berharap para pedagang agen perubahan, yakni dengan cara tidak menerima dan menjual rokok illegal”

Satpol-PP sebagai satuan penindakan terhadap Perda dan peraturan undang undang akan terus melakukan sidak di dilapangan baik di toko, pasar dan tempat lainya dan akan menertibkan rokok illegal.

“apabila kita temukan rokok illegal saat razia atau sidak, kita akan langsung sita dan bila lima kali kita temukan masih ada menjual rokok ilegal kita akan berikan sanksi , harapannya biar menjadi efek Jera  “. Ujar Ketut Rauh usai acara sosialisasi Gempur Rokok Ilegal di Gerung. (Abd)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed