by

Gempur Rokok Ilegal, Pemkab Lobar Sita Ratusan Bungkus Rokok Tanpa Pita Cukai

Lombok Barat. Suaragirimenang.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kerjasama dengan pihak Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Mataram terus gencar melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap penjual rokok serta tembakau di pasar-pasar pasar di Wilayah Lobar.
Kamis kemarin (9/8 pengawasan dan pembinaan dilakukan di Pasar Kediri. Tim yang turun terdiri dari Bagian Ekonomi Pemkab Lobar, Pol PP dan dari kantor Beacukai Mataram. Tim yang turun dibagi dua tim, Masing-masing tim menyisir kios-kios yang ada di pasar, untuk melihat rokok yang dijual oleh para pedagang, terutama rokok yang dikemas secara manual, yang tidak memiliki pita cukai rokok.

Tujuannya untuk menekan peredaran rokok dan tembakau ilegal di wilayah Lobar. Pada saat melakukan pemeriksaan di sejumlah pedagang, tim menemukan masih ada rokok kemasan yang dijual pedagang tanpa ada pita cukai. Pedagang yang menjual rokok tersebut kemudian diberikan arahan untuk tidak lagi menerima rokok yang tidak memiliki pita cukai.
Rokok yang tidak memiliki pita cukai, kemudian diamankan oleh pihak Pol PP dan Bea Cukai sebagai barang bukti untuk memberikan pembinaan kepada produsen rokok tersebut. Bahkan pada saat penertiban ini, tim menemukan suplayer rokok yang dijual di pasar Kediri. Petugas melakukan pemeriksaan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim, ditemukan sekitar lima dus ukuran besar rokok yang tidak memiliki pita cukai. ” Rokok ini, akan kita bawa kekantor untuk melakukan penelitian lebih lanjut, apakah ada unsur kesengajaan atau tidak, ” terang Resma Pelaksanaan Pemeriksaan di kantor Bea Cukai Mataram.


Dari hasil penghitungan ada sekitar 500 bungkus rokok yang tidak memiliki pita cukai, rokok tersebut ditemukan dalam dus yang isinya satu dus ada 100 bungkus. Dalam pemeriksaan rokok yang dijual menggunakan pita cukai 400 gram, padahal berat rokok yang dijual 800 gram.” Modusnya pita cukai 400 gram, dipakai untuk kemasan 800 gram, ” tegasnya.
Sementara itu Kasi Pengawasan dan Pengendalian Pol PP Lombok Barat Jamhur mengatakan, pengawasan dan penertiban rokok ilegal ini, akan dilakukan secara menyeluruh disemua pasar tradisional di Kabupaten Lombok Barat, sebelum turun Pol PP melakukan pemetaan dulu, pasar yang akan menjadi lokasi penertiban. ” Disaat kita turun, kita sudah tahu mana pedagang yang banyak menjual roky yang tidak memiliki pita cukai, ” jelasnya.


Dari hasil yang ditemukan, Jamhur mengatakan, setiap melakukan penertiban, kasus rokok ilegal paling banyak di temukan di pasar Kediri, kondisi ini juga terjadi pada tahun lalu. ” Kalau kita lihat, se-Lombok Barat yang paling banyak ada di pasar Kediri, ” tegasnya. (Ivn)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed