by

Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Mataram Bersama Pemkab Lobar Ajak Masyarakat Stop Jual Rokok Ilegal

Lombok Barat.Suara Giri menang.Com – Beberapa hari ini Bea Cukai Mataram gencarkan sosialisasi Rokok Ilegal yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) dalam upaya menekan peredaran rokok dan tembakau iris tanpa cukai di Lombok Barat, Senin, 13/09/21

Setelah sebelumnya melakukan sosialisasi di sejumlah kecamatan di Lombok Barat, Pemkab Lobar bersama Bea Cukai Mataram terus menerus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat.

Hambali mengatakan, dari hasil evaluasi sosialisasi tentang rokok ilegal pada tahun ini sudah mencapai ke pelosok-pelosok Desa. “Tahun inilah yang paling banyak menjangkau sampai ke Daerah-Daerah Desa”.Uangkap Hambali selaku Fungsional Penyidik Bea Cukai Mataram

Dengan adanya sosialisasi yang dilaksanakan di beberapa titik menurutnya sudah efektif, karena selain sosialisasi Bea Cukai Mataram juga melakukan Penindakan Langsung ke beberapa Pasar yang ada di Lombok Barat.

“Saya rasa hasil sosialisai ini Efektif. Karena dari hasil penindakan Bea Cukai mengalami penurunan yang Signifikan di bandingkan dengan tahun lalu untuk Tembakau”.

Menurutnya, dari hasil Sosialisasi ini Masyarakat sudah banyak yang sudah memahami dan menyadari tentang tidak bolehnya menjual rokok Ilegal. Ini diketahui dari hasil operasi pasar yang dilakukan Bea Cukai Mataram

“Jadi kita sudah menanyakan ke masyarakat. Mereka sudah mengatakan tidak berani menjual Rokok ilegal. Ada yang sempet melaporkan juga kepada kami. Baik dari salesnya”.tuturnya

Sejauh ini, pada tahun 2020 dilakukan penyidikan dan ditemukan Bukti Penindakan sebanyak 500 surat bukti Penindakan. Surat penindakan sejenis dengan bukti dokumen pelaku yang satu kasus satu SP.

“Data kita pada tahun 2020 mencapai 500 Surat Penindakan. Sedangkan pada tahun 2021 ini berkurang hingga 200”.jelasnya

Sementara itu. Sekertaris Polisi Pamong Praja (POL PP) I Ketut Rauh mengatakan warga sangat antusias dengan adanya sosialisasi Rokok Ilegal, bahkan ada beberapa kepala desa di beberapa tempat menginginkan supaya kegiatan sosialisasi ini dilakukan di setiap desa yang berada di Lombok Barat.

“Tapi itu belum bisa kita akomodir. Kemungkinan di 2022 bisa kita tingkatkan prekuensinya yang saat ini perkecamatan itu Dua kali, munkin nnti pada tahun 2022 kita bisa Tiga sampai Empat kali”.ucapnya

Pihaknya juga mengakui, selama melakukan kegiatan sudah ada yang ditemukan Rokok Ilegal beredar yang didagangkan di sejumlah pasar yang berada di Lombok Barat.

“Selama kami melakukan kegiatan ini memang ada yang sudah ditemukan baik itu dari pasar maupun dari pedagang lainnya, yang di katagori Rokok ilegal yaitu yang tidak ada cukai rokoknya”.akunya.(Ivn)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed