PLKB Se-Lombok Barat Diminta Bermitra Dengan PKK dan Dharma Wanita

Lombok Barat. Suaragirimenang.com -Sebanyak 60 orang Petugas Lini Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) se-Kabupaten Lombok Barat melakukan pertemuan sekaligus pembinaan yang dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid.

Tujuan dilakukannya pembinaan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap terkait program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga, serta meningkatkan koordinasi dan semangat dalam menjalankan tugas untuk mewujudkan tujuan program KKBPK yakni untuk mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas melalui pengaturan kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan serta mengatur kehamilan.

Selain dihadiri bupati terlihat juga mendampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluaraga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Lombok Barat Ramdhan Herianto dan PH Kepala Dinas BKKBN Provinsi NTB Drs.Sama’an.

Acara ini bertempat di Kebon Radja Desa Ireng Kecamatan Batulayar. Senin, (27/9).

Dalam arahan Fauzan Khalid selaku Bupati Lombok Barat mengatakan pertemuan ini untuk memperkuat sikap dan memperkuat tekad dari hasil yang sudah diprogramkan pemerintah pusat melalui BKKBN provinsi dan Lombok Barat.

Ujung program ini menciptakan keluarga yang sejahtera, keluarga yang sehat, serta ekonomi dan kesehatan masyarakat yang bagus. Jadi dalam konteks ini peran penyuluh keluarga diperlukan karena sebagai ujung tombak di lapangan.

Penyuluh ini pekerjaan di hulu, pekerjaan yang langsung menyentuh di keluarga. Sedangkan dinas pendidikan dan rumah sakit itu berada di tengah tengah.

“Di hulunya tidak baik, bisa kita pastikan pekerjaan guru dan kesehatan menjadi ribet,” ujar Fauzan.

Maka pekerjaan di hulu itu tidak hanya kebutuhan teknis saja tetapi hal-hal tidak tertulis juga penting misalnya pendekatan keagamaan, adat istiadat dan budaya.

Untuk itu, para penyuluh diharapkannya jangan terpaku dengan persoalan teknis.

Baca Juga:  Penyuluh Agama Diminta Ikut Sosialiasikan Protokol Pencegahan Covid-19 ke Masyarakat

“Kita butuh gerakan semua untuk menyadarkan masyarakat. Maka nanti dengan sendirinya masyarakat akan malu seperti kekerasan dalam rumah tangga,” katanya.

Selain itu, Fauzan juga minta Penyuluh Keluarga Berencana untuk menggandeng atau bermitra dengan PKK dan Dharma Wanita untuk membantu meringankan pekerjaan di tingkat lapangan.

60 penyuluh tidak akan mampu, maka perlu bermitra dengan PKK dan Dharma Wanita Kabupaten Lombok Barat.

“Ini menjadi momentum meningkatkan kebersamaan. Teruslah kita berjuang untuk masa depan bangsa ini,” ucap Fauzan semangat.

Sementara PH Kepala Dinas BKKBN Provinsi NTB Sama’an menyebutkan Kabupaten Kota di NTB saat ini diberikan tugas untuk membentuk tim pendamping Keluarga terkait stunting di masing-masing desa.

“Batas pembentukannya sampai bulan September ini sudah terbentuk,” jelasnya.

Selain itu ada lagi pencanangan kontrasepsi sedunia yang akan bermitra kerja dengan PKK, jadi penyuluh dan mitrakerja nantinya diharapkan dapat berkoordinasi bersinergi untuk menyiapkan aseptor sebanyak-banyaknya.

Termasuk menyiapkan calon vaksinasi keluarga agar masyarakat Lombok Barat vaksinasi meningkat dan bebas dari pandemi Covid 19.

Ia juga pesankan agar penyuluh pendamping keluarga supaya bekerja sesuai aturan dan undang-undang yang ada. Jangan sampai ada permasalahan di kemudian hari, harapnya (ddy/Pro)

Leave a Reply

Your email address will not be published.