Gowes Rutin,Bupati Ingatkan : “Tetap Belanja di Warung Kecil”.

Lombok Barat. Suaragirimenang.com – “Ayo tetap belanja di warung kecil”. Pesan tersebut disampaikan Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid kepada Kepala Desa Duman, Suhardi, sesaat sebelum start Gowes Lombok Barat Cycling Club (LBCC) di Desa Duman, Kecamatan Lingsar, Jumat, (8/10).

“Tujuan kita ke sini dalam rangka sosialisasi gerakan Si Tebel (Silak te Belanja Leq Pedagang Kodek, red), segera sosialisasikan gerakan ini,” pesan bupati.

Menurut bupati, melalui program Si Tebel akan mampu mengangkat UMKM dan perekonomian rakyat kecil.

Menanggapi itu Kades Duman, Suhardi mengatakan dengan tegas menolak keberadaan retail modern di wilayahnya.

“Sampai sekarang ini alhamdulillah kami di Desa Duman menolak ijin pembangunan retail modern. Kalau retail modern ini ada dikawatirkan pedagang kecil di Desa Duman mati,” tegas Suhardi.

Kata Suhardi, Gowes yang dilakukan bupati merupakan salah satu untuk mensosialisasikan program pemerintah yakni Si Tebel.

“Gowes ini merupakan kebanggaan kami karena start dari Duman. Ini menunjukkan program bupati itu serius, bagaimana membangkitkan ekonomi masyarakat mulai dari bawah terlebih pada pandemi Covid-19 ini,” tambah Suhardi.

“Di tengah pandemi ini pedagang kecil mati semua, maka melalui program ini bagaimana menyadarkan masyarakat untuk belanja di pedagang sendiri, biar ekonomi berputar, desa bisa bangkit lagi di tengah pandemi terlebih untuk usaha kecil menengah,” sambungnya.

Suhardi berjanji untuk memviralkan gerakan Si Tebel supaya masyarakat belanja di pedagang kecil.

“Jangan sampai nantinya ngutangnya di pedagang kecil, namun belanja cash tunainya di kios-kios besar,” sesalnya.

Ia bersama para kepala dusun terus gencar mensosialisasikan Si Tebel untuk supaya masyarakat berbelanja di warung-warung kecil.

Bahkan Suhardi mengajak kepala dusunnya jika ada usaha kecil di masyarakat untuk diumumkan dan dijual ke masyarakat.

Baca Juga:  Tak Punya Kerja, Dua Pemuda Nekat Jambret

“Kita Sasak ini sombong jeleng. Ketika punya uang pakaian rapi belanjanya ke toko-toko besar, pas tidak punya uang dan berpakaian sederhana baru belanjanya di warung kecil itu pun ngutang,” cetusnya.

Melalui Pemerintah Desa ia berusaha untuk membangun usaha-usaha kecil. Karena usaha kecil menurutnya dapat membangkitkan ekonomi masyarakat khususnya di Desa Duman.

Sementara itu secara tidak langsung Bupati H.Fauzan Khalid bersama para kepala OPD yg ikut gowes langsung memperkenalkan Program Si Tebel dengan menikmati pecel hasil dari pedagang kecil wilayah Desa Duman. (ddy/Pro)

Leave a Reply

Your email address will not be published.