by

Tingkatkan Pelayanan, Lobar MOU Dengan Berbagi Pihak

Lombok Barat. Suaragirimenang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat (Lobar) kembali menggelar rapat pimpinan (rapim) II bulan Oktober yang diawali dengan penandatangan nota kesepakatan Kajari Mataram, Inspektorat Lombok Barat, dan Dinas PMD Lombok Barat.

Kemudian Pemda dengan Badan POM Mataram yang berlangsung di Aula Bupati Lobar, Kamis, (7/10).

Selanjutnya penandatanganan Kerjasama antara Pemda Lobar dengan PT. Bank NTB Syariah termasuk PT. Bank NTB Syariah dengan Dinas Pendapatan Daerah Lobar.

Adapun tujuan kerjasama ini pertama dalam rangka upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah khususunya dalam rangka penerapan transaksi non tunai melalui pemanfaatan pruduk layanan dan jasa-jasa perbankan berbasis digital dan elektronik.

Kemudian tujuan lainnya upaya pembinaan dan pendampingan Kejari Mataram dan Inspektorat kepada Pemerintah Desa se-Kabupaten Lombok Barat serta mengakselerasikan semua program untuk bisa tercapai.

Bupati H. Fauzan Khalid dalam sambutannya mengatakan dengan adanya kerja sama ini Pemerintah Desa diharapkan dalam menggunakan anggaran desa untuk berhati-hati, tepat sasaran dan sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Kemudian melalui kerja sama Pemerintah dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Mataram, Dinas Koperasi dan UMKM Lombok Barat serta Dinas Perindustrian dan Perdangan Lombok Barat.

“Saya minta Kadis Koperasi dan Disprindag yang membawahi UMKM dan IKM silahkan langsung berkoordinasi dengan BPOM Mataram supaya para UMKM dan IKM di Lombok Barat dapat disertifikasi produknya,” katanya.

Bupati dua periode itu juga mengapresiasi PT.Bank Syariah NTB yang ikut mendorong PAD dalam semua jenis yang masuk di Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

“Mohon semua kerja sama ini ditindaklanjuti, maka itu bermanfaat untuk semua orang,” cetus Fauzan.

Usai penandatanganan rapim dilanjutkan dengan ekpose Si Jempol Jari dari Kepala Bapenda Suparlan, kemudian ekpose penyederhanaan birokrasi dan proses pengisian aplikasi My SAPK oleh asisten III H.Ilham, ekspose hasil monitoring proyek fisik di Kabupaten Lombok Barat oleh Asisten II Rusditah.

Kemudian dilanjutkan dengan ekpose situasi Covid-19 oleh Kepala Dinas Kesehatan Hj. No Made Ambaryati dan terakhir ekpose dampak Covid-19 terhadap tenaga kerja di Kabupaten Lombok Barat oleh H. M. Yamil.

Dalam Kesempatannya H. Fauzan Khalid mengapresiasi Kerjasama internal di Pemkab Lobar dalam menangani vaksinasi di Lobar ini luar biasa.

“Alhamdulillah kerja sama kita di Lobar ini luar biasa, Bu Kadikes ingin meninggalkan semacam legasi bahwa kerja itu tidak harus ada honornya, dan kerja ikhlas semacam ini akhirnya tertularkan kepada para camat kita,” katanya.

Terkait dengan Penyederhanaan Birokrasi meminta Sekda dan para asisten untuk tidak lagi menggunakan perasaan dalam menonjobkan orang untuk mengejar kinerja.

“Tetap gunakan perasaan jangan mendominasi karena kita betul-betul mengejar kinerja, mungkin nanti di bulan November Desember ini banyak yang akan kita evaluasi dan kita ganti dengan orang yang lebih baik dan kreatif,” cetusnya.

Kemudian terkait perkembangan pembangunan fisik di Lobar Fauzan mengatakan semua pihak yang terlibat di Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) harus memastikan semua prosesnya berjalan di bawah perundang-undangan dan jangan sampai merugikan negara yang menguntukan satu pihak.

“KPBU ini bukan hanya keputusan saya sebagai bupati sebagai eksekutif tapi KPBU ini kan keputusan antara pemerintah daerah eksekutif dan legislatif. Jadi ini semua harus berjalan di bawah UU dan tanpa merugikan dan menguntungkan satu pihak,” ujar Fauzan.

“Di bawah koordinasi Pak Asisten II mohon ini semua dipercepat lebih-lebih event internasional akan dilaksanakan di Lombok dalam waktu cepat ini kalau semua ini tidak jalan tentunya kita yang akan dipermalukan,” lanjutnya.

Di sela rapim tersebut juga Fauzan mengumumkan aplikasi Ayo ke Lombok dari Dinas Pariwisata Lobar sudah masuk ke 6 besar nominasi promosi terbaik pariwisata Lobar di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (Ysr/ddy/Pro)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed