by

Dorong Ketahanan Pangan Nasional,Wabup Lobar Dukung Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Program P2L

Lombok Barat. Suaragirimenang.com – Melalui Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), Dinas Pertanian Lombok Barat (Lobar) dan Dinas Ketahanan Pangan Lobar terus bersinergi dan berkolaborasi mendorong terwujudnya ketahanan pangan nasional utamanya ketahanan pangan tingkat keluarga.

Wakil Bupati Lombok Barat (Lobar) Hj. Sumiatun didampingi Kadis Pertanian Lobar H. Muhur Zokhri, Kabid Konsumsi dan Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Lobar Muhammad Amin, Camat Narmada Busyairi, Anggota DPRD Lobar H. Ahmad Zainuri Kades Lebah Sempage Mohamad Adi dan Kades Gerimak Indah Amal Suhardi melakukan panen sayur di Demplot P2L KWT Saling Angkat di Dusun Lebah Sempage Utara, Desa Lebah Sempage, Kecamatan Narmada, Rabu (13/10).

Wabup Lobar Hj. Sumiatun mengatakan, sangat mengapresiasi keberadaan Demplot P2L KWT Saling Angkat di Dusun Lebah Sempage Utara, Desa Lebah Sempage, Kecamatan Narmada untuk mewujudkan ketahanan pangan di tingkat keluarga, katanya.

“Saya sangat mengapresiasi kepada Pak Camat sebagai pemegang wilayah dan Pak Kades selaku pembina masyarakat di desa. Mudah-mudahan apa yang dilakukan sekarang dan seterusnya dilestarikan untuk membina ibu di KWT Dusun Lebah Sempage Utara ini.

Di masa pendemi Covid-19, dia berpesan, kepada ibu-ibu supaya tetap semangat agar ibu-ibu untuk selalu kreatif dan berinovasi melalui budidaya sayur di Kelompok Wanita Taninya.

Sementara itu Kadis Pertanian Lobar H. Muhur Zokhri mengatakan, Program pekarangan pangan lestari (P2L) ini sangat bagus, dan ditingkatkan agar tidak hanya mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tapi juga menjadi sumber pendapatan sehingga meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Program-program yang ada di Kementerian Pertanian Republik Indonesia dapat meningkatkan ketahanan pangan masyarakat, salah satunya adalah Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) ini,” katanya

Dikatakan dia, selalu memberikan motivasi kepada para penyuluh untuk selalu mendampingi masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangannya. Ia menambahkan banyak hal yang bisa dilakukan dalam memanfaatkan lahan pekarangan, salah satunya melalui budidaya sayuran, Nahmin.

“Manfaatkan semua limbah rumah tangga untuk diolah menjadi pupuk organik, kemudian diaplikasikan pada tanaman yang ada di pekarangan. Jika tidak memungkinkan melakukan budidaya dengan menanam secara langsung di media tanah, bisa juga dengan budidaya secara hidroponik,” ujar Mantan Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Peranian (Kabid PSP) Distan Lobar ini menurut dia, P2L biasa dilakukan melalui pemanfaatan lahan pekarangan, lahan tidur dan lahan kosong yang tidak produktif, sebagai penghasil pangan dalam memenuhi pangan dan gizi rumah tangga, serta berorientasi pasar untuk meningkatkan pendapatan petani.

Di tempat yang sama Ketua KWT Saling Angkat Sapuati mengatakan, panen hari ini antara lain yaitu tomat, bawang prei, sawi dan cabai yang dihadiri langsung oleh Wabup Hj. Sumiatun Di kelompok ini ada beberapa tanaman seperti tomat, bawang prei, sawi, terong, kembang kol, cabai dan selada.

“Tidak hanya mendampingi kegiatan budidaya, kami juga mendorong petani untuk mengemas produk dengan baik dan menarik. Karena packaging menjadi salah satu kunci peningkatan nilai produk, dan ini ranah dan tugas anggota KWT Saling Angkat untuk dapat masuk dan terlibat aktif kedepannya,” tambahnya.

Dia mengaku sangat terbantu dan antusias dengan adanya program P2L. Menurutnya program ini terbukti sangat membantu kebutuhan pangan dan perekonomian keluarga terlebih saat pandemi sekarang.

“Kita juga ada produk di KWT Saling Angkat di Dusun Lebah Sempage Utara selain sayur-sayuran berupa stik cabe, tortila jagung, rengginang, abon ikan, jamur crispy, kopi lebah sempage, kripik pisang, semprong rumput laut, dan khas sambel sasak,” tutupnya. (Pro)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed