by

Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas Provinsi Sumsel Berkunjung ke Lombok Barat

-Nasional-226 Views

Lombok Barat. suaragirimenang.com– Tingkatkan Wawasan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatra Selatan, Bupati Hj.Ratna Machmud bersama Wakilnya Hj.Suwarti berkunjung ke Lombok Barat (Lobar) dengan mengajak seluruh Pengurus FKUB dan beberapa OPD Kabupaten Musi Rawas untuk studi wawasan.

Rombongan yang berjumlah kurang lebih 40 orang itu disambut langsung oleh Bupati H.Fauzan Khalid dan Wakilnya Hj.Sumiatun di Ruang Jayangrana Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu, (17/11).

Dipilihnya Kabupaten Lombok Barat sebagai daerah kunjungan karena FKUB Lombok Barat dianggap sukses dalam menjaga kerukunan antar umat beragama.

Hal itu disebutkan Hj.Ratna, Bupati Kabupaten Musi Rawas saat menyampaikan pengantar.

Selain itu, ia bersama FKUB ingin belajar wawasan serta memahami FKUB Lombok Barat lebih dalam terkait program programnya. Dengan itu FKUB Kabupaten Musi Rawas nantinya diharapkan dapat memberi bekal dan pengetahuan bagi masyarakat Kabupaten Musi Rawas sesuai keyakinan dan kepercayaannya masing-masing.

Studi wawasan yang dilakukannya juga diharapkan sebagai sumber kekuatan sosial dalam kerukunan antar umat beragama dalam kehidupan kemasyarakatan.

“Dan menjadi acuan pemerintah dalam membuat kebijakan-kebijakan nantinya dalam kehidupan sosial masyarakat yang aman, tertib dan damai menuju masyarakat sejahtera berlandasan kerukunan beragama,” sambung Ratna.

Selanjutnya, kunjungan juga dimaksudkan sebagai ajang silaturrahmi dan kerja sama peran serta dalam kerukunan antar umat beragama dari tingkat desa sampai level provinsi.

“Pantas Lombok Barat kami kunjungi karena berada di atas kami,” kata Bupati Ratna Machmud akhiri sambutannya.

Sementara, Bupati H.Fauzan Khalid menyampaikan ucapan selamat datang dan ucapan terima kasih karena Bupati Musi Rawas telah memilih Kabupaten Lombok Barat sebagai daerah tujuan kunjungan. Setelah Kabupaten Musi Rawas berkunjung ke Lombok Barat diharapkan nantinya ada kerja sama antara Pemerintah Lombok Barat dengan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.

Menurut Fauzan kerja sama, kebersamaan, dan kolaborasi merupakan syarat utama untuk maju mensejahterakan masyarakat.Kemudian terkait FKUB di Lombok Barat sangat rukun, katanya, kalaupun ada benturan itu dikarenakan masalah personal bukan masalah agama. Konflik antara Islam dengan Hindu atau Buddha itu bukan disebabkan oleh agama.

“Termasuk konflik sesama Islam, kalaupun ada itu karena adanya provokator,” jelasnya.

Dengan adanya kerjasma Pemerintah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan FKUB biasanya itu bisa menimalisir, lanjut bupati.

“Yang paling sering menjadi penyebab masalah adalah pernikahan antar agama ini yang sering memunculkan konflik. Namun dapat diselesaikan dengan baik dan kekeluargaan,” sebutnya.

Bupati dua periode itu juga memaparkan komposisi Agama di Kabupaten Lombok Barat. Untuk yang beragama Islam jelasnya ada 90 persen, Hindu, 7 persen, 2 persen Buddha dan 1 persennya lain-lain.

Sedangkan Ketua FKUB Lombok Barat TGH.Subki Sasaki mengatakan ke depan akan menjadikan FKUB Lombok Barat sebagai pilot project. Sebagai Kabupaten paling rukun di Republik Indonesia ini.

“Ini cita cita saya,” cetus pemilik Ponpes Nurul Madinah itu.

Ia pun menyebutkan Harmony Word yang dikirim ke Pemerintah Pusat, FKUB Lombok Barat termasuk yang paling lengkap. Dan diakui Kementrian Agama kalau kerukunan antar umat beragama di NTB ada di Kabupaten Lombok Barat.

Subki kembali merinci jumlah pemeluk agama di Kabupaten Lombok Barat. Untuk yang beragama Islam sebutnya berjumlah 680.290 orang, Hindu 7.161, Budha 1.829 orang Katolik 507, Protestan 1.133 orang, Konghucu 5 orang sedangkan kepercayaan ada 1 orang.

Selanjutnya jumlah Masjid atau tempat Ibadah orang muslim di Lombok Barat sebanyak 1.348 buah, Pura 161 buah, dan Vihara 1 buah.

Untuk data Konflik, tambah Subki, ada dua yakni Inter-Umat Beragama dan Antar Umat Beragama. (Dedy/Pro)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed