by

Wabup Hj. Sumiatun Buka Pelatihan Pengisian Tiga Buku Dasa Wisma

Lombok Barat. suaragirimenang.com– Dalam rangka memudahkan jalannya sebuah program dilaksanakan, Wakil Bupati Kabupaten Lombok Barat (Wabup Kab. Lobar) sekaligus Ketua Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. Lobar Hj. Sumiatun didampingi Camat Gerung H. Mulyadi, membuka Kegiatan Pelatihan Pengisian Tiga Buku Dasa Wisma bertempat di Aula Kantor Desa Tempos, Minggu, (21/11).

Dasa Wisma sendiri adalah kelompok ibu-ibu yang berasal dari 10 KK (Kepala Keluarga) pada rumah yang bertetangga atau masih dalam satu RT. Mereka diberi nama Dasa wisma dalam rangka memudahkan jalannya sebuah program dilaksanakan.

Dasa wisma berakar dari kearifan lokal yang kita miliki sebagai bangsa Indonesia. Dalam budaya Indonesia ada satu kebiasaan yang sampai sekarang masih dipertahankan yaitu gotong royong. Budaya saling bantu membantu tanpa imbalan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, perwakilan Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi NTB, Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. Lobar, TP. PKK kecamatan dan desa, para Kader Posyandu, para Kader Dasawisma, Penjabat Kepala Desa Tempos Samsudin, dan Kepala Desa Banyu Urip H.Selamet Riadi.

Dalam sambutannya sebagai Ketua GOW Lobar Hj. Sumiatun menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran semua untuk mengikuti kegiatan pelatihan.

“Dasa wisma yang terdiri dari 10 KK adalah perwujudan kecil dari semangat gotong royong kita. Bahwa kita saling peduli dengan tetangga terdekat kita. Dalam tradisi Sasak ada satu kebiasaan yang disebut ‘Ngayo’. ‘Ngayo’ adalah kita berkunjung ke rumah tetangga kita, duduk di Berugak dan dihidangkan kopi dan makanan ala kadarnya bila ada,” terang Hj. Sumiatun.

Kebiasaan ini, sambungnya, untuk makin mengakrabkan sekaligus sarana silaturrahmi dengan tetangga kita.

Lebih jauh Hj. Sumiatun mengatakan, kegiatan pelatihan pengisian tiga buku Dasa wisma pada hari ini adalah sangat penting dalam rangka perencanaan dan pelaksanaan program yang terstruktur sehingga bisa diukur tingkat kesuksesan maupun kegagalannya.

“Di buku-buku itu nantinya kita bisa mengetahui progres dari setiap program yang kita laksanakan sehingga tidak terkesan tanpa tujuan dan hasil,” ujarnya.

Di akhir sambutannya ia menghimbau untuk semakin menghidupkan program Dasa wisma dalam berbagai kegiatan yang bisa dilaksanakan seperti arisan, pembuatan jamban, kegiatan pengajian, olahraga, pengobatan ringan dan serta bersama-sama membuat tempat pembuangan sampah.

Sementara itu, Camat Gerung H. Mulyadi dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan semacam ini dan ia berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan di seluruh desa atau kelurahan yang ada di Kecamatan Gerung.(Bud/Pro)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed