by

Rapim II November Lombok Barat: Dari Penyerahan Penghargaan Hingga Bantuan Bank Sampah dari BNI

Lombok Barat. Suaraggirimenang.com – Sebelum pelaksanaan rapat pimpinan (rapim) II, Pemkab Lombok Barat (Lobar) melaksanakan Penyerahan Piagam penghargaan Sekolah Adiwiyata dan program Kampung Iklim, Penandatanganan MoU, dan penandatangan komitmen Smart City berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Lobar, Kamis, (25/11).

Adapun penyerahan piagam penghargaan Sekolah Adiwiyata untuk jenjang SMP dan SD diserahkan langsung oleh Bupati Lobar H. Fauzan Khalid, Wakil Bupati Lobar Hj. Sumiatun, dan Sekda Lobar H. Baehaqi.

Penyerahan penghargaan yang pertama diberikaan kepada SMPN 5 Narmada, SMPN 2 Kediri, dan SMPN 2 Kuripan seta dari jenjang SD yakni SDN 1 Jembatan Kembar, SDN 1 Narmada, dan SDN 1 Lingsar.

Program Kampung Iklim (proklim) Kab. Lobar diberikan kepada Proklim Makmur Dusun Asak Siwak, Desa Mereje, Kecamatan Lembar, Proklim Juet Lestari Desa Cendimanik Sekotong, Proklim Bentenu Lestari Dusun Bentunu, Desa Banyu Urip Gerung, Proklim Bumi Hijau Dusun Kambeng Barat, Sekotong Timur Kec. Lembar, dan Proklim Gunung Sasak Lestari Tunggu Lawang Kuripan Selatan Kec. Kuripan.

Kemudian dilaksanakan penyerahan secara simbolis peralatan Bank Sampah sekolah di Lobar oleh Bank BNI kepada sekolah sebagai tindak lanjut MoU Pemkab Lobar dengan pimpinan Bank BNI 46 Mataram sejumlah Rp 360.000.000 untuk mesin pencacah limbah, timbangan, tempat sampah dan karung sampah.

Selanjutnya dilaksanakan penandatanganan MoU antara Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Dinas Dukcapil Lobar tentang pemutakhiran data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) berbasis desa di Lobar.

Setelah itu dilakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dengan Kantor BPN Lobar tentang percepatan pengurusan hak dan penerbitan sertipikat tanah Pemkab Lobar serta dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama Smart City Kab. Lobar.

Untuk penandatanganan Smart City dilakukan secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati Lobar, Sekda Lobar, Asisten I, II, III Setda Lobar, para tim ahli/pendamping Smart City, dan perwakilan OPD yakni Inspektur Lobar, Kadis Kominfo Lobar, dan Camat Kediri.

Bupati Fauzan dalam sambutannya untuk keteladanan sekolah dalam penanganan sampah di sekolah menyampaikan agar apa yang dilakukan oleh para kepala sekolah itu semacam contoh untuk kita semua di kantor masing-masih bahkan di halaman rumah masing-masing.

“Melihat perkembangan iklim dunia itu perlu dan kita harus memulainya dari kita masing-masing, enak indah, sedap mata memandang kalau kantor-kantor itu kelihatan bersih dan hijau,” lanjutnya.

Ia juga menyinggung kerja sama antara tiga dinas terkait dengan pemutakhiran data terpadu kesejahteraan sosial.

“Memang penting sekali, saya sangat berharap sekali setiap dinas itu datanya satu dan harus sumbernya itu satu yakni Dinas Dukcapil,” katanya.

Orang nomor satu di Lobar itu juga membahas Smart City dengan menyebut semakin maju perkembangan informasi dan teknologi Smart City ini semakin dibutuhkan oleh kita semua.

“Alhamdulillah kita di Lobar ini dibantu oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika kita di Lobar mulai tahun ini ditunjuk sebagai salah satu pilot project diinisiasi menjadi kabupaten yang Smart City dan ini harus kita kembangkan dan komitmen masing-masing dinas terutama dari sisi tenaganya,” ujarnya.

“Kalau kita tidak kembangkan kita akan tertinggal seiring dengan perkembangan teknologi”.

Dalam kesempatan tersebut bupati berteri makasih kepada Bank BNI yang sudah memberikan bantuan untuk sekolah di Lobar melalui CSR.

Selanjutnya, Pemkab Lombok Barat melaksanakan rapat pimpinan II dengan mengagendakan ekspose penanganan Covid-19 dan strategi pemulihan ekonomi di Lobar serta persiapan MTQ XXIX tingkat Kabupaten Lombok Barat. (Ysr/Pro)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed