by

TPST Kapasitas Puluhan Ton Perhari di Senteluk diresmikan

Lombok Barat. Suaragirimenang.com– Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid meresmikan sekaligus melakukan penandatanganan serah terima Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Senteluk Kecamatan Batulayar bersama Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) NTB dan disaksikan beberapa Kepala OPD, Kades dan tokoh masyarakat setempat, bertempat di halaman TPST Desa Senteluk, Selasa, (23/11).

Adapun nilai kontrak proyek tersebut yang dipaparkan oleh Ika Sari Rezeki selaku Kepala BPPW NTB sebesar Rp 6.166.749.970 dengan lingkup kegiatan dalam pembangunannya, yakni pembangunan kantor, biodegeser, ruang terang dan ruang gelap, area pengomposan beserta alat pengolahan sampah, pembangunan pos satpam, dan pekerjaan taman halaman.

Selain itu, TPST yang dibangun sebut Ika berlokasi di tanah pemda seluar 40 are dengan kapasitas daya tampung sebanyak 80m3/hari atau 13,5 ton/hari.

Adapun target layanannya yakni untuk 9 desa se-Kecamatan Batulayar di antaranya Desa Senteluk, Sandik, Meninting, Batulayar Barat, Bengkaung, dan Desa Pusuk Lestari dengan sasaran 64.115 7Jiwa atau 12.823 Kepala Kelurga (KK).

Dari target 9 Desa tersebut ada layanan prioritas atau uji coba dari 40.858 Jiwa atau 8.171 Kk yakni dari Desa Senteluk, Sandik, Batulayar, dan Desa Meninting.

Untuk itu ia harapkan dengan terbangunnya TPST Desa Senteluk dapat menjadi pilot project pengolahan sampah di Kabupaten Lombok Barat. Serta dapat bermanfaat bagi masyarakat membantu Pemerintah dalam kegiatan pengelolaan sampah.

Bupati H.Fauzan Khalid pada kesempatan itu menyebutkan persoalan sampah bukan hanya di Kabupaten Lombok Barat tapi menjadi probelm nasional. Bahkan biaya mengelola sampah itu tidak sedikit.

“Jika kost sampah ini dibantu dengan kesadaran masyarakat maka masalah sampah ini kecil,” sambungnya.

Oleh karena itu, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementrian PUPR melalui Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah NTB dengan telah dibangunnya TPST dengan nilai pagu angggaran Rp 8 milliar.

Disebutkan Fauzan pembangunan TPST tahun ini ada dua yakni di Desa Senteluk dan di Desa Lingsar. Untuk TPST Desa Senteluk dibangunkan oleh Kementrian PUPR melalui Kepala Balai dengan pagu Rp 8 Milliar. Kemudian di Kecamatan Lingsar dibantu oleh Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup dengan pagu sekitar Rp 4 milliar.

Jadi menurut Fauzan kapasitas TPST di Desa Senteluk jauh lebih besar dua kali lipat dibanding di Kecamatan Lingsar yang muatannya sekitar 8-10 ton perhari.

Lanjut dikatakannya, dengan penyerahan TPST secara resmi dari Kepala Balai ke Pemerintah Kabupaten Lombok Barat maka semua menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah.

Termasuk tenaga yang telah direkrut akan dilatih oleh Kepala Balai kemudian selanjutnya semua tenaga kerja tanggung jawab pemda.

“Semoga TPST ini dapat dimaksimalkan dan dapat menihilkan sampah yang ada di Kecamatan Batulayar,” harap Fauzan.

Sedangakan Kepala Desa Senteluk Fuad Abdul Rahman pada kesempatan itu berharap sama dengan Bupati Fauzan Khalid dengan keberadaan TPST di desanya diharapkan dapat mengurangi sampah terlebih di daerah wisata yang menjadi sentral. (Ddy/pro)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed