by

Lakukan Penguatan Ekonomi Lokal, BAZNAS Bersama UNDP Filed Trip Ke Lombok Utara

Lombok Utara. Suaragirimenang.com – Kepala Lembaga Zakat Community Develomment BAZNAS melakukan kunjungan lapangan (field trip) ke Desa Sambik ELen Kecamatan Bayan Lombok Utara bersama Resident Representative United Nations Development Program (RR-UNDP) Indonesia yaitu  Bapak Norimasa Shimomura, UNDP -PETRA dan mitra UNDP Paluma Nusantara DIY.

Kolaborasi BAZNAS dan UNDP melalui penguatan program Local Economic Development (LED) berdasarkan Financial Agreement yang telah di tanda tangani pada Rabu 8 April 2020. Bersepakat melakukan proyek  Pengembangan Ekonomi Lokal di Tiga Desa yaitu di Desa Lubuk Bangkar Jambi, Desa Sambik Elen Lombok Utara dan Desa Tuva Palu Sulawesi Tenggah.

Konsep  LED bertujuan untuk memperkuat komunitas dalam keterlibatan pengelolaan pelayanan dasar dan mencakup pemberdayaan ekonomi melalui penciptaan pendapatan dan peluang penciptaan lapangan kerja.

Saat kunjungan lapangan pada hari senin 29 November 2021 di Balai pertemuan kantor Balaidesa Sambik Elen. Dalam sambutannya Kepala desa Muhammad Katur mengucapkan banyak terima kasih atas kolaborasi BAZNAS dan UNDP dalam penguatan perekonomian masyarakat. Pasca gempa agustus 2018 masyarakat begitu terguncang dan hilang mata pencaharian dan di tambah dengan adanya Covid 19 ekonomi masyarakat semakin terpuruk. Namun alhamdulillah dengan program yang di berikan oleh BAZNAS dan UNDP dapat membuka usaha baru dan mata pencaharian  baru. Selain itu masyarakat di bekali banyak pengetahuan dan motivasi untuk selalu memperkuat ibadah juga berusaha.

Selanjutnya Resident Representative UNDP, Bpk. Norimasa Shimomura dalam sambutanya juga menyampaikan kesan terdalam tentang keindahan lombok dan ini pengalaman pertama menginjakan kaki ke pulau lombok serta dapat merasakan masyarakat yang begitu semangat dan ramah. Program LED UNDP yang di berikan ke 3 Desa sesuai kerjasama UNDP dan BAZNAS. Berasal dari bantuan Bank Kfw Frankfurt Jerman  sebesar 25 juta euro dan pemerintahan Jepang sebesar 4.4 juta USD. Kolaborasi program LED UNDP BAZNAS dirancang dapat memberikan dampak yang berharga bagi pencapaian SDGs di Indonesia, selain itu UNDP melakukan penguatan fasilitas pendidikan dan kesehatan yang telah dibangun melalui proyek PETRA di NTB dengan membangun PUSTU ( Puskemas Pembantu). “Melalui mitra pelaksana PALUMA UNDP melakukan pemberdayan UKM pupuk organik, usaha ecoprint dari pewarna alami, membantu sarana pipanisasi perairan  dengan pembentukan PAMDES desa, penguatan BUMDES dan  membantu untuk masyarakat disabilitas” Ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Kepala Lembaga ZCD BAZNAS Tatiek Kancaniati mengucapkan terima kasih kepada UNDP dan BAZNAS Profinsi NTB serta BAZNAS Kabupaten KLU yang telah berjasama dalam melakukan monitoring. Program ZCD BAZNAS sejak recovery gempa tahun 2018 dengan penguatan 5 pilar program yaitu dengan mendirikan Sekolah Darurat, PAUD, TPQ, Gerakan Penanaman Pohon, Posko Kampung Tanggap Bencana Corona, Usaha olahan kacang mete ( bumbu rujak mete, sirup buah mete, cake mete ), aneka olahan kopi mix mete, madu trigona dan serena, aneka makanan ringan serta penguatan modal usaha masyarakat melalui program BMFI BAZNAS. “Dengan total Penerima Manfaat sebanyak 110 KK / 324 jiwa. Program 5 pilar ZCD ini diharapkan dapat melahirkan kader lokal yang tangguh, kelembagaan lokal yang mandiri dan teroptimalisasi sumber daya ekonomi local” Jelasnya.

Selanjutnya pada siang hari, acara dilanjutkan dengan melakukan audiensi program ke Kantor Bupati Kabupaten Lombok Utara. Bapak Bupati H. Djohan Sjamsu, S.H menyampaikan Pemerintah Daerah sangat memberikan apresiasi dalam penguatan UKM kepada BAZNAS dan UNDP lebih lanjut Bupati menyatakan program yang telah dijalankan memberikan pengaruh positif terhadap tumbuhnya semangat UMKM dalam meningkatkan geliat ekonomi terlebih di masa pendemi Covid 19 saat ini. Ucapan terima kasih kepada BAZNAS dan UNDP dan berharap khususnya program di Desa Sambik Elen dapat terus berkelanjutan dan pemerintah daerah mendukung sepenuhnya ikhtiar ini dan Desa Sambik Elen memiliki potensi yang cukup baik.

Kepala lembaga ZCD juga menyampaikan dalam pertemuan dengan Bupati pemberdayaan ZCD BAZNAS telah di mulai sejak recovery gempa 2018 telah menyalurkan anggaran lebih dari 1 Milyar dengan menyasar di 5 desa di KLU dan lombok bagian lainnya. Di KLU ZCD BAZNAS telah melakukan pendampingan di 5 Desa yaitu Desa Sambik Elen, Desa Menggala, Kecamatan Pemenang,

Desa Teniga, Kecamatan Tanjung, Desa Santong, Kecamatan Kayangan serta

Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan.  “Semoga kolaborasi dengan pemerintah daerah dapat mempercepat proses recovery dan kemandirian di masyarakat” Harapnya.

(Red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed