by

Komunitas Motor NR- XR Lombok Bantu Korban Banjir

Lombok Barat. Suaragirimenang com – Bencana banjir bandang yang menerjang Kawasan Gunungsari dan Batu Layar memunculkan keprihatinan semua pihak. Tak hanya kalangan pemerintah, komunitas motor NR-XR Lombok yang selama ini identik dengan dengan jalan raya pun turut bahu membahu membantu korban banjir walaupun dengan bantuan seadanya.

Dikomandoi PIC atau Ketua NR-XR Lombok H. Mujahidin Ashary Tiste dan Bendahara NR-XR Lombok Diani Katrin, komunitas kuda besi itu mulai mengumpulkan donasi. Baik itu berupa uang, sembako, hingga pakaian layak pakai dikumpulkan dari seluruh member komunitas yang ada. “Alhamdulillah, kita mengumpulkan donasi dari member walaupun dengan keterbatasan yang kami miliki,” demikian disampaikan Tiste, disela-sela penyaluran bantuan di wilayah Gunungsari dan Meninting Batu Layar, Rabu (8/12).

Bersama beberapa member yang berkesempatan, NR-XR Lombok menyisir beberapa titik lokasi banjir bandang. Memang, sasaran utama dari bantuan tersebut adalah para member atau anggota yang terdampak banjir. Namun dari bantuan yang terkumpul, juga turut diberikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan seperti dikawasan Meninting Batu Layar.

Menurut Tiste, duka banjir bandang ini bukan hanya duka para korban, namun duka bagi seluruh masyarakat yang ada di Lombok termasuk komunitas NR-XR Lombok. “Ini duka kita Bersama, kita berharap semua ini cepat teratasi dan bantuan terhadap para korban banjir bisa tersalurkan. Dan terpenting, bantuan yang ada bisa tepat sasaran,” harapnya.

Saat ini, kata dia, didampingi Bendahara beberapa member, NR-XR Lombok masih terus mengumpulkan donasi dari member maupun dari para donator yang ada. “Kita masih berharap donasi bisa terkumpul, baik itu dari member kita sendiri maupun dari para donator yang ada. Masih banyak korban banjir yang mengharapkan bantuan, baik itu berupa sembako maupun pakaian layak pakai,” tambah pria berbadan tambun itu.

Dikesempatan itu, Tiste Bersama anggota berdoa agar musibah yang menimpa Kawasan Lombok dan termasuk juga di pulau Sumbawa cepat berakhir. Terlebih, kondisi ini dibarengi dengan Pandemi Covid-19 yang cukup lama membuat aktivitas masyarakat tersendat. “Kita semua berdoa agar musibah-musibah yang terjadi cepat berakhir dan tidak dating lagi,” tutupnya kemudian. ( Smd)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed