by

Bupati Lombok barat beserta Istri hadiri Khataman TPQ Darul Furqon Al Ajwadi Cabang NTB 1

Lombok Barat. Suaragirimenang.com – Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid bersama sang istri Hj. Khaeratun menghadiri Khatamal Qur’an pendidikan dasar TPQ Darul Furqon Al Ajwadi Cabang NTB 1 yang beralamat di Perumahan Griya Praja Asri, Dusun Jatisela, Kecamatan Gunungsari.

Acara Khataman sendiri bertempat di Hotel Grand Madani, Jalan Udayana Mataram, Minggu (6/3).

Bupati H.Fauzan Khalid pada kesempatan itu mengajak kepada seluruh anak peserta Khatamal Qur’an supaya tidak berhenti mengaji setelah khatam.

“Khatam itu bukan berhenti ngaji tapi setelah itu dilanjutkan untuk kembali membaca al Qur’an dari awal,” ujarnya.

Selain itu jika ingin memfasihkan bacaan Al Qur’an, kata Fauzan, di semua Kecamatan di Lombok Barat sudah banyak tempatnya. Ketua PMI Lombok Barat itu menyebut salah satunya di Kapek, Kecamatan Gunungsari.

“Dibandingkan kita dulu dengan anak-anak kita sekarang jauh lebih bagus, sekarang ada metode Iqro’nya, ada metode Qiroatinya. Namun tantangan juga lebih berat dengan informasi dan teknologi zaman sekarang,” sambungnya.

Untuk itu semua wali santri juga diingatkannya untuk terus melatih membaca al-Qur’an, mengaji, dan berzikir. Karena menurut Fauzan, udara sudah mulai kotor dengan berbagai macam fitnah, berita hoak. Jadi ia mengajak melawannya dengan ucapan yang baik, membaca Al-Quran dan dan berzikir.

Selanjutnya ia menyampaikan ucapan selamat kepada TPQ Darul Furqon yang telah mengkhatamkan 25 santrinya untuk kemudian diserahkan kembali kepada wali masing-masing untuk melanjutkannya ke pendidikan Al-Qur’an selanjutnya.

“Selamat adik-adik. Ini khataman untuk dilanjutkan. Semoga kita semua diberkahi oleh Allah SWT,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua TPQ Darul Furqon Al -Ajwadi Ustaz. Alwan, S.Pd menyampaikan ucapan terima kasih kepada bupati beserta istri yang telah berkenan hadir di tengah-tengah kesibukannnya.

Kemudian selanjutnya pada kesempatan itu Alwan mengajak semua guru Darul Furqon untuk tetap bersyukur dan berproses untuk kualitas sebagai guru ngaji dan betul-betul karena Allah.

“Guru qiroati itu harus ikhlas, banyak ibadah, banyak tadarus dan tahajud,” katanya.

Karena sebagai guru ngaji itu tidak hanya bisa mengajar saja tapi ada kapasitas pendukung yakni guru ngaji harus ikhlas. Semua akan binasa kecuali orang berilmu dan yang berilmu akan celaka jika tidak mengamalkan dan tidak ikhlas menjalankannya, katanya.

“Rajin-rajin sadakoh dan tadarus bagi guru qiroati,” lanjutnya.

Kemudian Alwan sebutkan pendidikan al-Qur’an ini merupakan wujud nyata tanggung jawab wali murid di hadapan Allah untuk menjadikan anak-anaknya soleh dan solehah.

“Khatam ini menjadi safaat bagi orang tua dan guru-guru Darul Furqon di Hari Kiamat kelak,” ujar Alwan.

“Khataman tingkat pendidikan dasar Al Qur’an sudah selesai. Jadi pada hari ini kami menyerahkan kembali putra-putrinya kembali kepada orang tua untuk di lanjutkan ke semua ponpes. Semua ponpes itu bagus bagus”.

Sumber  : (ProKopi Lobar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed