by

Cegah Tembako Dan Rokok Illegal Pemda Lobar dan Beacukai Sosialisasi Lewat Radio

Lombok Barat. Suaragirimenang.com – Sesuai dengan peraturan pasal 54 undang undang no 39 tahun 2007 tentang cukai yang menyebutkan , menawarkan atau menjual rokok polos atau tanpa cukai terancam pidana penjara. Hal tersebut di tegaskan dalam sosialisasi pemda Lombok Barat dengan beacukai mataram dengan tema “ penyuluhan hasil tembakau illegal dan peraturan cukai lainnya” dalam talkshow melalui Lembaga Penyiara Publik Lokal ( LPPL) Radio Suara Giri Menang kamis (7/IV) 2022.

 Pemateri dalam sosilasisasi itu menghadirkan asisten II bidang ekonomi Setda Lombok Barat Rusditah dan narasumber dari beacukai mataram adi cahyanto dengan dipandu wani, salah satu host Radio SGMFm.

Dalam pemaparannya Rusditah menyampaikan, hingga saat ini Lombok barat memiliki luas lahan produksi yang cukup banyak yakni 475 hektar dengan nilai produksi sebanyak 695.000 Kg dengan jumlah petani mencapai 979 orang.

Di sisi lain kata rusditah, masyarakat Lombok barat harus memiliki pemahaman Bersama bahwa tembakau ataupun rokok illegal itu tidak dibenarkan karena dapat merugikan dan hal tersebut menjadi tanggung jawab Bersama .

“Kita harus sadar Bersama, bahwa yang illegal itu tidak bagus dari semua sisi. Karena itu kita harapkan kesadaranya semua untuk sama sama peduli” ujar rusditah

Sementara itu adi cahyanto, kasi kepatuhan internal dan penyuluhan beacukai mataram dalam kesempatan tersebut menyampaikan beberapa hal terkait tema talkshow. Menurut adi dalam tugasnya becukai melakukan pengawasan dan penegakan hukum terkait dengan tembakau illegal yang beredar serta di produksi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya penting untuk di tertibkan karena hingga saat ini cukai merupakan salah satu penerimaan negara yang paling banyak sehingga negara memberikan peraturan yang ketat terkait hal tersebut.

“Kita masih mengandalkan cukai sebgai penerimaan negara karena itu harus di tertibkan” kata Adi

Selanjutnya ia mencontohkan bebapa jenis barang yang kena cukai seperti Etanol, minuman beralkohol dan tembako. Di NTB sendiri yang sering menjadi temuan yakni produk rokok seperti Cerutu, tis, vave , kelobot dan lainnya.

Karena itu menurut adi, para pengusaha yang bergerak dibidang tembakau atau rokok harus memiliki kewajiban untuk minta ijin  seperti ijin nomer pengusaha kena cukai (NPKC) baik itu inpotir, penyalur dan penjual.

“ apabila ditemukan para pengusaha atau produk yang illegal becukai akan melakukan penegakan dan penindakan hukum” tegasnya

Di akhir talskshow tersebut rusditah juga menyampaikan edukasi terkait tembakau illegal itu butuh kerjamsa semua pihak.

“Memberantas itu semua tidak cukup dengan pemerintah, tapi perlu partisipasi kita semua” paparnya

( Abd)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed