by

Ratusan Peserta KKN Universitas 45 Mataram Dan UIN Mataram Dilepas Bupati Fauzan

Lombok Barat. Suaragirimenang.com – Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid melepas peserta KKN dari universitas 45 Mataram dan universitas Islam Al-Azhar di Aula kantor bupati Senin (01/08/2022).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid, Sekretaris Daerah Lombok Barat Dr.H.Baehaqi, Asisten l Drs.Agus Gunawan, Rektor Universitas Islam Al Azhar, Wakil Rektor Universitas 45 ,Panitia KKN dan peserta KKN .

Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid dalam sambutannya mengatakan bahwa Lombok Barat telah menjalin kemitraan dengan berbagai universitas di Indonesia. Banyak Universitas yang melaksanakan KKN di Lombok Barat. Hal ini tentu merupakan magnet yang baik bagi Lombok Barat. Selain itu Bupati Lombok Barat mengatakan bahwa berbagai kemitraan dengan universitas di seluruh Indonesia yang telah terjalin selama ini menjadi bukti nyata komitemen Lombok Barat dalam menunjang Dunia Pendidikan khususnya Perguruan Tinggi. “Tentu kami di Pemkab Lombok Barat berkomitmen untuk terus mendukung dan memberikan kesempatan yang luas bagi semua univeritas untuk bermitra dengan Lombok Barat dan menjadikan Lobar sebagai Pilihan lokasi KKN ataupun magang”ujar Bupati.

Bupati Fauzan juga mengatakan bahwa KKN dan Praktik yang dilakukan oleh mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia memberikan dampak positif bagi perkembangan Lombok Barat. Salah satunya adalah meningkatnya angka harapan lama sekolah Kabupaten se NTB. Lombok Barat menjadi yang terbaik diantara Kabupaten se Nusa Tenggara Barat. Menurut Bupati Lobar hal ini sebagai salah satu sumbangsih nyata dari mahasiswa KKN di Lombok Barat. Ia mengatakan bahwa banyak program program yang dapat dijalankan oleh mahasiswa KKN di Lobar yang bersinergi dengan Program Pemerintah Daerah.”Peserta KKN dapat melaksanakan program program yang bersinergi denga program pemkab dan menjadi program strategis seperti program pembinaan UMKM, dan industri kreatif. Mahasiswa KKN dapat membantu dan memberikan masukan tentang bagaimana manajemen program yang ada serta tentang bagaimana membranding produk agar konsumen tertarik” jelasnya.

Selain itu mahasiswa KKN juga dapat bersinergi dalam mengembangkan desa wisata yang ada di Lombok Barat. Hal ini tentu sangat penting agar desa wisata memperoleh masukan serta ide ide kreatif yang mendukung pengembangan desa wisata. Bupati dalam kesempatan ini juga berharap agar mahasiswa juga membantu untuk menurunkan angka stunting di Lombok Barat. Ia mengatakan mahasiswa dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi bagi masyarakat tentang stunting. Ia mengatakan bahwa Lombok Barat memiliki target penurunan angka stunting sebesar 14 persen di tahun 2024. Karenanya ia berharap mahasiswa dapat membantu Pemkab Lobar dalam menurunkan angka stunting menjadi 14 di tahun 2024. “Karena stunting bukan persoalan kemiskinan melainkan persoalan gaya dan cara hidup. Karenanya kami berharap agar mahasiswa bisa bersinergi dalam menurunkan angka stunting di Lombok Barat” ujarnya.

Sementara itu rektor Universitas Islam Al-Azhar Dr.lr.Muh.Ahsyar menyampaikan bahwa dengan mengambil tema pengembangan pariwisata, dikarenakan di NTB khususnya Lobar memiliki banyak sekali destinasi wisata. Sehingga ia berharap melalui KKN ini pihaknya dan mahasiswa dapat menggali potensi -potensi Yang ada di desa wisata. Ia berharap para mahasiswa dapat memberikan sumbangsih pemikiran dan ide dalam pengembangan pariwisata desa di wilayah Lombok Barat.

Sedangkan wakil rektor universitas 45 Mataram Bq.Nuraini Dwi Suryaningsih SH.MH menyampaikan bahwa dengan tema bersama bersinergi membangun ekonomi kreatif pihaknya berharap agar mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmunya dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Lombok Barat. Hal ini menurutnya sangat penting karena menjadi salah satu pendukung dan penunjang pariwisata. Selain itu hal ini juga dapat memberikan dampak ekonomi yang baik bagi masyarakat Lombok Barat.
Ia mengatakan bahwa pihaknya menempatkan 2 kelompok mahasiswa KKN di kabupaten Lombok Barat. Ia berharap agar program program KKN dapat bersinergi dengan program Pemerintah Daerah.

Dalam laporannya Panitia Pelaksanaan KKN -PPM Universitas Islam Al-Azhar Fahrul lrawan S.Pt menjelaskan bahwa
Peserta KKN pada periode tahun 2022 sebanyak 265 orang yang dibagi menjadi 10 kelompok yang merupakan salah satu KKN terbesar oleh universitas Islam Al-Azhar,yang di tempatkan di 10 lokasi desa di Nusa Tenggara Barat dan yang terbesar di Lombok barat. (Diskominfotik/Ria/lndra)

News Feed