by

Pemda Lobar Sosialisasi Cukai Tembakau Dalam Mengatasi Rokok Illegal

Lombok Barat. Suaragirimenang.com- Program Talkshow Hallo Lombo Barat Radio Suara Griri Menang ,menghadirkan dua narasumber dalam edukasi terkait Bea Cukai Tembako dan rokok illegal . Hadir Dion Priharyanto Prasetya selaku Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama Beacukai Mtaram dan Kepala Dinas Kominfotik Lombok Barat Ahad Legiarto di studio Lembaga Penyiara Publik Lokal (LPPL) Radio Suara Giri Menang Fm, Kamis (10//22).

Acara yang berlangsung selama 60 mnit tersebut dipandu salah satu host SGM Nada. Dalam pemaparannya secara umum Dion menjelaskan, Beacukai Mataram memiliki tugas untuk menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengawasan, penegakan hukum, pelayanan, dan optimalisasi penerimaan negara di bidang kepabeanan dan cukai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk cukai tembako dan rokok.

“Bagi para pengusaha rokok harus memiliki ijin NPPBK, yakni izin untuk menjalankan kegiatan sebagai pengusaha pabrik, pengusaha tempat penyimpanan, importir barang kena cukai, penyalur, atau pengusaha tempat penjualan eceran di bidang cukai” terang Dion.

Dengan dasar tersebu menurutnya, Beacukai juga melakukan edukasi langsung dilapangan, bahkan melakukan tindakan tegas dengan menyita barang illegal bersama Pemda.

Sementara menurut Ahad legiarto Kadiskominfotik Lombok Barat. Pemda juga secara rutin melakukan sosialisaasi cukai tembako dengan berbagai cara dan kegiatan, seperti melalui publikasi media, baliho dan melalu radio

“kita juga secara rutin melakukan sosialisasi dan edukasi baik melalui media, maupun publikasi luar seperti baliho, tatap buka bahkan melalui kegiatan atau event”

Ahad menegaskan, bahkan pemda juga turun Bersama beberapa OPD seperti POL PP dan bagian ekonomi dan  Beacukai untuk melakukan operasi pasar.

Ia berharap dengan kegiatan ini masyarakat memahami produk yang legal dan boleh di beli, begitu juga sebaliknya para pelaku usaha rokok melengkapi produknya sehingga legal untuk dipasarkan sehingga saling menguntungkan.( Abd)

News Feed