Ada Festival Jajanan di Senggigi Sunset Jazz

Lombok Barat. Suaragirimenang. Com – Kemeriahan Senggigi Sunset Jazz 2022 segera datang. Selain menyaksikan konser oleh berbagai musisi terbaik, Festival Senggigi Sunset Jazz 2022 juga menghadirkan festival kuliner dengan beragam pilihan minuman dan makanan.

Ketua Penyelenggara SSJ Nety Rusi mengatakan, penyelenggara berusaha memastikan penonton Senggigi Sunset Jazz 2022 senang dan kenyang. “Datang bersenang-senang menikmati festival, tetap kenyang dan bahagia dengan aneka pilihan makanan dan minuman,” kata dia.

Setidaknya 50 pelaku usaha di Lombok bergabung di Senggigi Sunset Jazz untuk menyediakan makanan dan minuman. Menunya beragam dari makanan khas Lombok hingga penganan dari negara lain. “Kami berharap penonton selalu penuh energinya untuk menikmati festival ini. Tidak kehausan, tidak kelaparan. Karena festival ini diselenggarakan untuk menghadirkan kegembiraan jiwa raga. Bahagia jiwa dengan pertunjukkan musik, tenang raga dengan aneka pilihan makanan dan minuman,” kata dia.

Daftar lengkap para penyaji bisa dilihat di akun media sosial Senggigi Sunset Jazz. “Nasi puyung, bakso, kebab, sushi, pizza, roti, aneka kopi, ada semua,” ujarnya.

Festival kuliner selalu menjadi bagian tidak terpisah dari Senggigi Sunset Jazz. Rangkaian booth kuliner itu bukti Senggigi Sunset Jazz sebagai festival.

Sejak awal, SSJ memang tidak dikonsep sebagai konser. Dalam penyelenggaraan pertunjukkan musik, memang ada perbedaan jelas antara konser dan festival. “Ini seperti warung bakso atau mie ayam dengan warung makan. Konser seperti warung bakso atau mie ayam, hanya ada satu menu. Kalau pun ada variasi, ya seputar mie ayam atau bakso. Festival seperti warung makan. Menunya beragam,” kata dia.

Sejak pertama kali digelar, SSJ menghadirkan beragam penampil dan musisi. Jazz tetap yang utama, memadukan berbagai bakat dan kreatifitas dalam satu panggung. SSJ juga disebut festival karena tidak pernah hanya soal pertunjukan musik. Setiap SSJ ada festival kuliner, bazar produk UKM, dan kegembiraan lain. SSJ 2022 malah ada bersih pantai.

Baca Juga:  Gubernur Buka Rakernas IOF 2020

Konsep festival dipakai karena setiap orang punya acuan masing-masing tentang kegembiraan. Hal yang menggembirakan bagi satu orang, belum tentu menyenangkan bagi yang lain. “Karena itu, SSJ tidak hanya menghadirkan satu atau dua musisi. Dalam panggung SSJ, selalu ditampilkan beragam musisi. Semua agar penonton puas dengan beragam pilihan sajian,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.