
Wakil Bupati Lombok Barat Hj Nurul Adha, Bersama Bunda PAUD NTB, Sinta.M Iqbal (Tengah)
Suara Giri Menang, Gerung — Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sukses menyelenggarakan rangkaian Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 2026 dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bunda PAUD se-Kabupaten Lombok Barat. Acara yang berlangsung semarak ini berpusat di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat pada Rabu, (7/10/2026).
Mengusung tema besar untuk menyiapkan fondasi karakter anak sejak usia dini, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam mendukung visi besar menyambut Indonesia Emas 2045. Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha, Bunda PAUD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Sinta M. Iqbal, serta Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi NTB Wirman Kasmayadi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha memberikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras seluruh pihak dalam merancang acara yang begitu meriah. Nurul menegaskan bahwa fase anak usia dini merupakan golden age atau masa emas yang tidak boleh dilewatkan.
“Salah satu investasi jangka panjang terbaik kita adalah anak-anak PAUD. Masa emas anak berada pada rentang usia ini, di mana mereka belajar, bereksplorasi, dan tumbuh optimal melalui aktivitas bermain yang menyenangkan,” ujar Hj. Nurul Adha.
Sebagai wujud kepedulian nyata, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus memberikan perhatian penuh pada peningkatan mutu layanan, salah satunya melalui pengalokasian anggaran Alat Permainan Edukatif (APE) bagi satuan PAUD di seluruh wilayah Lombok Barat. Beliau juga berpesan kepada para pendidik agar senantiasa menjaga semangat keikhlasan dan pengabdian dalam membimbing anak-anak.
Apresiasi senada turut diutarakan oleh Bunda PAUD Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal. Ia menyatakan bahwa Gebyar PAUD bukan sekadar panggung seremonial, melainkan ruang esensial bagi anak-anak untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, dan keberanian tampil di depan publik sejak dini.
Selain menyoroti aksi ceria anak-anak, Sinta menekankan pentingnya pelaksanaan Bimtek bagi Bunda PAUD dan tenaga pendidik se-Lombok Barat guna mendongkrak kapasitas mengajar.
“Saya mempercayakan masa depan anak-anak ini kepada para guru. Teruslah berinovasi agar proses pembelajaran di sekolah senantiasa relevan dengan perkembangan zaman. Selain itu, kolaborasi yang erat dengan orang tua mengenai pola pengasuhan serta pemenuhan gizi seimbang harus berjalan seiring demi mencegah stunting dan membentuk generasi yang tangguh,” demikian Sinta menyimpulkan.
Rangkaian Gebyar PAUD 2026 berjalan penuh warna dengan melibatkan ribuan anak dari berbagai satuan PAUD di Lombok Barat. Bencingah Agung dipadati oleh penampilan seni yang memukau, mulai dari lomba menyanyi, fashion show, gerak dan lagu, hingga lomba mewarnai dari berbagai kategori.
Melalui keberhasilan sinergi program antara Gebyar PAUD dan Bimtek kompetensi guru ini, Lombok Barat optimis mampu mencetak generasi yang cerdas, ceria, dan berkarakter mulia menuju fondasi kuat Indonesia Emas 2045. (wni)
