
Presiden RI ke-7 Jokowi bersama putranya yang juga merupakan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep saat nonton MotoGP, Sabtu, 10/10/2026
Suara Giri Menang, Mandalika – Kehadiran mantan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo di ajang MotoGP Mandalika 2026 seketika mencuri perhatian khalayak ramai. Saat menyaksikan balapan di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jokowi secara mengejutkan melebur di tengah riuh penonton tribun reguler ketimbang menempati fasilitas mewah VVIP yang biasa disediakan untuk pejabat negara.
Datang bersama putra bungsunya yang juga Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep Jokowi tampak santai mengenakan kemeja putih dan topi putih di Grandstand A tepat di depan garis start. Kehadirannya langsung disambut riuh oleh penonton lain yang berebut untuk bersalaman dan melakukan swafoto.
Dari atas tribun reguler tersebut, Jokowi memberikan pandangan dan apresiasi tingginya terhadap perkembangan sirkuit yang ia resmikan pada tahun 2021 lalu.
Jokowi menilai bahwa penyelenggaraan MotoGP dari tahun ke tahun menunjukkan grafik yang terus meningkat. Menurutnya, aspek manajemen operasional dan kesiapan fasilitas pendukung di sirkuit sepanjang 4,3 kilometer ini kini telah jauh lebih matang dan profesional jika dibandingkan dengan edisi-edisi awal.
“Sekarang sirkuitnya semakin bagus,” ujar Jokowi singkat di sela-sela menyaksikan balapan Sprint Race dan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC).
Senada dengan sang ayah, Kaesang Pangarep juga menyampaikan kekagumannya terhadap atmosfer balapan langsung di Mandalika. “Bagus. Top,” ungkap Kaesang yang sengaja menyempatkan hadir di sela agenda kunjungannya di Mataram.
Matangnya pengelolaan fasilitas dan manajemen di Pertamina Mandalika International Circuit tidak lepas dari evaluasi berkelanjutan yang dilakukan oleh para pemangku kepentingan. Standar pelayanan penonton, aksesibilitas, hingga kesiapan ribuan kru lokal NTB dinilai sukses memberikan kenyamanan maksimal, bahkan bagi seorang mantan kepala negara yang memilih menonton tanpa protokol kemewahan.
Pujian dari tribun penonton ini menjadi bukti nyata bahwa Sirkuit Mandalika bukan lagi sekadar proyek infrastruktur baru, melainkan telah menjelma sebagai destinasi sport tourism kelas dunia yang mandiri dan memiliki manajemen yang solid.
Sementara itu, Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Reza Warokka, saat di komfirmasi menegaskan bahwa pihak penyelenggara tidak mengundang maupun memberikan informasi kepada Jokowi terkait gelaran MotoGP tahun ini.
“Beliau hadir sebagai penonton biasa. Kami tidak memberikan undangan, kami tidak mengundang, kami tidak memberikan informasi. Beliau sebagai penonton biasa,” ujar Troy.
Ia menjelaskan, apabila Jokowi hadir atas undangan penyelenggara, tentu akan ada perlakuan khusus atau treatment yang disiapkan untuk menyambut mantan kepala negara tersebut.
“Kalau kami mengundang, tentunya ada treatment untuk beliau. Ini sama sekali tidak. Beliau mungkin beli tiket nonton dan duduk di Grandstand,” katanya.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia,Troy Reza Warokka memastikan bahwa kehadiran Joko Widodo ( Jokowi ) di sirkuit sama sekali tidak melalui jalur undangan resmi maupun fasilitas keprotokolan khusus dari pihak penyelenggara. Tokoh bangsa yang juga merupakan inisiator utama pembangunan sirkuit ini sengaja datang sebagai pencinta otomotif biasa untuk menikmati jalannya balapan dari bangku Grandstand A.
Pihak panitia penyelenggara maupun ITDC mengaku terkejut karena tidak menerima surat pemberitahuan ataupun memo kedatangan dari tim internal Jokowi. Langkah ini sengaja diambil agar jalannya balapan berjalan natural tanpa perlu merombak skema pengamanan ketat atau sterilisasi area komersial. ( Wni)
