
Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Pengguna Anggaran Kabupaten Lombok Barat di Hotel Aruna Senggigi.
Suara Giri Menang Senggigi – Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, menegaskan pentingnya integritas, tanggung jawab, dan orientasi pada manfaat pembangunan bagi masyarakat dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Pengguna Anggaran Kabupaten Lombok Barat di Hotel Aruna Senggigi, Rabu (22/10/2026). Kegiatan ini dihadiri Deputi Bidang Pengembangan dan Pembinaan SDM LKPP RI, unsur Forkopimda, Penjabat Sekda, kepala OPD, camat, serta pejabat pengadaan barang dan jasa.
Dalam sambutannya, Nurul Adha mengingatkan bahwa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) selaku Pengguna Anggaran (PA) harus tetap bertanggung jawab dan mengawasi proses pengadaan, meskipun pelaksanaannya telah didelegasikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Menurutnya, setiap pejabat harus memahami proses pengadaan mulai dari perencanaan hingga evaluasi, serta memastikan seluruh penggunaan anggaran sesuai aturan, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Berani menerima jabatan berarti berani bertanggung jawab. Kepemimpinan bukan hanya tentang posisi, tetapi juga kesiapan untuk bekerja, mengambil keputusan, dan menerima risiko dari setiap tanggung jawab yang diemban,” tegasnya.
Wabup juga mengingatkan agar proses pengadaan tidak diarahkan untuk memenangkan pihak tertentu. Ia meminta seluruh pejabat mengutamakan kepatuhan terhadap regulasi sekaligus menghindari prosedur yang berbelit-belit agar pelaksanaan pembangunan tidak terhambat.
Selain itu, ia menekankan bahwa keberhasilan program tidak cukup diukur dari penyerapan anggaran, tetapi juga dari dampaknya terhadap masyarakat, seperti pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Ia mencontohkan pembangunan infrastruktur yang harus mampu memperlancar aktivitas ekonomi dan akses pelayanan kesehatan, serta pengembangan pariwisata Senggigi yang diharapkan turut meningkatkan kesejahteraan UMKM dan masyarakat sekitar.
Melalui bimtek tersebut, Nurul Adha berharap kapasitas dan integritas para pengguna anggaran semakin meningkat sehingga pengadaan barang dan jasa dapat berjalan efektif, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lombok Barat.
