
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata Senggigi (Drs.Agus Gunawan Kadisparekrafpora)
Suara Giri Menang— Menjelang perhelatan akbar MotoGP Mandalika 2026 pada 9–11 Oktober 2026, geliat pariwisata di Kabupaten Lombok Barat mulai menunjukkan tren positif. Sebagai salah satu wilayah penyangga utama (buffer zone) selain Kota Mataram, tingkat hunian atau okupansi hotel di kawasan wisata legendaris Senggigi dilaporkan merangkak naik secara signifikan.
Penuhnya akomodasi di ring satu sekitar Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, membawa berkah langsung bagi para pelaku industri hospitality di Lombok Barat.
Kadis Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Lombok Barat Drs.Agus Gunawan menyatakan beberpa hotel di senggigi sudah full booking” Hotel yang sudah komfirmasi full boking Marumatta, Holiday in, Aruna”, ungkapnya saat di temui di ruanng kerjanya,Selasa,(15/9).
Dinas,Pariwistaa, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Lombok Barat secara konsisten menyajikan berbagai festival budaya di kawasan hotel untuk menghibur serta menambah lama tinggal (length of stay) para wisatawan.
“Kita sudah mengadakan berbagai acara dari bulan agustus sampai desember dan sekarang ada senggigi sunset show yang di adakan setiap malam minggu dan selalu ramai di hadiri oleh wisatawan mancanegara, nusantara dan lokal semoga dengan hiburan ini akan menambah lama tinggal mereka”, jelas Agus.
Perhelatan akbar MotoGP di Sirkuit Mandalika terbukti tidak hanya menjadi panggung bagi Kabupaten Lombok Tengah selaku tuan rumah lintasan. Lebih dari itu, momentum emas berskala internasional ini menjadi katalisator utama bagi Kabupaten Lombok Barat dalam mengembalikan kejayaan pariwisata kawasan Senggigi seperti era keemasannya dulu.
Dengan hadirnya ratusan ribu wisatawan baik wisatawan mancanegara (wisman), wisatawan nusantara (wisnu), hingga wisatawan lokal di harapkan menjadi bahan bakar utama yang menghidupkan kembali denyut nadi ekonomi, hiburan, dan kebudayaan di pesisir barat Pulau Lombok ini. (wni)
