
Suara Giri Menang, Senggigi — Kebakaran lahan yang melanda kawasan Bukit Loco, Dusun Loco, Desa Senggigi, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, kini dipastikan Minggu,(30/8)sudah padam total dan situasi di lokasi telah kembali aman serta kondusif.
Meskipun seluruh titik api telah berhasil dijinakkan, aparat gabungan dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) tetap dalam posisi siaga untuk mengantisipasi potensi munculnya bara api baru di tengah cuaca kering.
Adapun Kronologi Kejadian dan Gerak Cepat Petugas di mana peristiwa kebakaran vegetasi kering ini terjadi pada Sabtu (29/8/2026) malam sekitar pukul 19.30 WITA. Kobaran api yang membumbung di area perbukitan tepat di atas kawasan Palm Raja Senggigi dan Green Valley Senggigi sempat memicu kekhawatiran warga sekitar karena lokasinya yang cukup dekat dengan area pemukiman dan tempat usaha.
Mendapat laporan dari masyarakat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lombok Barat bergerak cepat dengan menerjunkan personel dari UPT Batulayar dibantu kantor pusat.
“Benar, kebakaran sudah dapat dipadamkan dengan mengerahkan tiga armada, terdiri dari dua mobil PMK dan satu mobil supply air,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Lombok Barat, H. Suherman.
Saksikan dokumentasi situasi penanganan kebakaran lahan oleh petugas pemadam di area perbukitan Senggigi
Berkat aksi tanggap petugas yang dibantu secara gotong-royong oleh warga setempat, si jago merah berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar 30 menit termasuk proses pendinginan(mopping up).
Berdasarkan data pendataan awal dari pihak Damkarmat di mana Luas Lahan Terbakar mencapai sekitar 1 hektare area perbukitan, adapun Korban Jiwa dipastikan nihil korban jiwa.Dan Dampak Pemukiman Tidak ada rumah warga maupun bangunan perhotelan/usaha yang terdampak atau rusak terbakar.
Hingga saat ini, pihak berwenang bersama Polsek Batulayar masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti munculnya titik api. Pasca-pemadaman, Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran, Penyelamatan, dan Sapras Damkarmat Lombok Barat, Dedy Aswandi, menegaskan bahwa pengecekan berkala masih terus dilakukan di lapangan.
Mengingat kondisi cuaca musim kemarau yang cenderung kering dan berangin kencang, pihak Damkarmat mengimbau keras kepada seluruh masyarakat dan pelaku wisata di kawasan Wisata Senggigi agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan serta segera melapor jika melihat indikasi asap atau titik api sekecil apa pun.(wni)
