
Suara Giri Menang – Aksi cepat tanggap petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lombok Barat berhasil menyelamatkan kawasan permukiman di Dusun Tanak Embet Barat, Desa Batulayar, dari amukan si jago merah pada Minggu (26/7) sore. Kebakaran hebat yang melanda bangunan bekas Cafe Blue Safir tersebut berhasil dilokalisir sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Kepala Dinas Damkar Lombok Barat, Herman, mengungkapkan bahwa kedekatan posko pemadam dengan lokasi kejadian menjadi faktor kunci keberhasilan evakuasi. Posko Damkar Kecamatan Batulayar diketahui hanya berjarak sekitar 200 meter dari titik api.
“Kami menerima laporan warga pada pukul 16.05 Wita. Karena jarak yang sangat dekat, empat unit armada kami sudah tiba di lokasi lima menit kemudian, tepatnya pukul 16.10 Wita, dan langsung melakukan pemblokiran area agar api tidak meluas,” ujar Herman.
Saksi mata di lokasi menyebutkan, api awalnya dipicu oleh kepulan asap tipis dari atap gedung yang sudah lama kosong tersebut. Hanya dalam hitungan sepuluh menit, asap berubah pekat dan api langsung membesar. Warga yang panik segera berlari melaporkan kejadian ke posko Damkar terdekat.
Perjuangan petugas di lapangan berlangsung cukup sengit. Petugas harus menghabiskan sedikitnya empat tangki air untuk menjinakkan kobaran api yang telanjur membakar area atap. Setelah satu jam berjibaku, api akhirnya resmi dinyatakan padam total pada pukul 17.15 Wita.
Meski bangunan bekas kafe tersebut mengalami kerusakan struktural yang cukup berat dengan taksiran kerugian mencapai Rp 30 juta, Damkar memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Mengenai pemicu kebakaran, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan. Namun, dugaan kuat mengarah pada hubungan pendek arus listrik (korsleting), mengingat instalasi listrik di bangunan kosong tersebut kabarnya masih aktif mengalirkan daya setiap malam. (wni)
