
Sura Giri Menang , Mataram – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) terus bergerak cepat mematangkan skema pengamanan terpadu menjelang perhelatan akbar Pertamina Gran Prix Of Indonesia 2026. Langkah strategis ini diambil guna menjamin keamanan menyeluruh, mulai dari kedatangan logistik balapan, kru ofisial, tamu VVIP, hingga para pembalap dunia yang akan berlaga di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober 2026 mendatang.
Kesiapan tersebut dibahas secara mendalam dalam Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral yang diinisiasi oleh pihak Angkasa Pura di Aula Utama Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok. Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Karoops Polda NTB, Direktur Pamobvit Polda NTB, serta perwakilan dari jajaran TNI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait lainnya.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menegaskan bahwa koordinasi lintas sektoral yang dilakukan jauh-jauh hari merupakan kunci utama kesuksesan pengamanan. Menurutnya, BIZAM akan menjadi pintu gerbang utama yang mendapatkan perhatian intensif karena menjadi titik awal kedatangan seluruh elemen penting MotoGP.
“Rapat ini menjadi bagian dari persiapan kita sebagai tuan rumah pelaksanaan event internasional MotoGP di wilayah NTB. Pembahasan difokuskan pada mekanisme kedatangan dan pergerakan logistik, rider, ofisial, serta tamu VVIP sejak mendarat di bandara hingga bergeser menuju lokasi tujuan,” ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.
Sebagai upaya menghadirkan pola pelayanan yang tanpa celah, rakor ini juga mengupas tuntas hasil evaluasi operasional dari penyelenggaraan tahun sebelumnya. Data evaluasi tersebut digunakan sebagai landasan menyempurnakan pola komunikasi, koordinasi di lapangan, dan pengamanan taktis dalam menyambut arus pergerakan logistik balapan yang berkapasitas besar.
Selain itu, Polda NTB memastikan komitmennya untuk terus mengawal ketat persiapan ini hingga bergulirnya Operasi Mandalika Rinjani 2026. Sinergi yang kuat antarinstansi diharapkan tidak hanya menyukseskan jalannya balapan dari sisi olahraga, melainkan juga memperkuat citra positif Nusa Tenggara Barat sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia yang aman dan nyaman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.(wni)
