
Suara Giri Menang – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menjamin seluruh agenda penguatan ekonomi dan program strategis daerah tetap berjalan normal tanpa hambatan. Penegasan ini disampaikan menyusul situasi penegakan hukum operasi tangkap tangan (OTT) yang tengah menjadi perhatian publik di wilayah tersebut.
Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, menyatakan bahwa dinamika yang terjadi tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Seluruh kebijakan positif yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga dipastikan tetap berlanjut dan direalisasikan.
“Semua program berjalan seperti biasa, tidak ada yang berhenti. Ikhtiar dan terobosan baik yang sudah diusahakan oleh Pak Bupati akan terus kita lanjutkan,” kata Nurul Adha saat meninjau langsung kegiatan Car Free Night (CFN) di Giri Menang Park, Gerung. Sabtu malam,(25/7/2026)
Dukungan terhadap stabilitas ekonomi lokal terlihat dari tetap digelarnya agenda mingguan di kawasan Giri Menang Park, yaitu CFN pada Sabtu malam dan Car Free Day (CFD) pada Minggu pagi. Pemerintah daerah memandang kedua kegiatan ini bukan sekadar sarana hiburan, melainkan ruang perputaran ekonomi yang vital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Tidak ada yang berhenti. Apa yang sudah baik dilakukan oleh Pak Bupati, terobosan-terobosan yang sudah diusahakan, tentu kita lanjutkan,” ujar Nurul Adha
Selain ruang berjualan, Pemkab Lombok Barat juga kembali mengaktifkan program subsidi bunga bagi pelaku UMKM melalui skema creative financing. Program penunjang modal modal usaha ini sempat terhenti sementara, namun kini dipastikan berjalan kembali karena ketersediaan anggaran yang memadai.
Nurul Adha menyebut anggaran untuk program tersebut masih tersedia sehingga pelaksanaannya dapat kembali dilanjutkan.
Adapaun keberlanjutan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga roda perekonomian masyarakat agar tetap bergerak. Bahkan, kebijakan positif dari kepemimpinan sebelumnya akan tetap dipertimbangkan untuk dikembangkan jika memberikan manfaat bagi masyarak
“Hal-hal yang baik tetap kita teruskan. Bahkan, apa yang baik dari pemimpin sebelumnya mungkin akan saya ambil untuk kita kembangkan,” ujarnya.
Komitmen keberlanjutan ini juga menyasar sektor pariwisata. Agenda tahunan berskala besar seperti Festival Senggigi serta rangkaian kalender event dinas pariwisata tetap berjalan sesuai rencana awal berkat kesiapan dukungan anggaran yang matang.
Melalui langkah-langkah mitigasi ini, pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memastikan agenda pembangunan daerah tetap terealisasi secara inklusif. (wni)
