
Suara Giri Menang – Klub sepak bola usia muda Gres One United berhasil mengunci gelar juara Piala Soeratin U-15Askab PSSI Kabupaten Gresik, Selasa,(4/7/2026). Keberhasilan luar biasa ini tidak lepas dari kontribusi besar empat pemain muda berbakat asal Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang menjadi pilar penting di dalam skuad.
Adapaun keempat pemain asal Lombok Barat yang menjadi bagian dari skuad juara tersebut adalah, Muhammad Qinan Al Faqih, siswa SMA Negeri 1 Narmada, Adrian Desta Pratama, siswa SMA Negeri 1 Gerung, Rafa Fatirurizki, siswa SMA Negeri 1 Lembar, Naufal Atha Yudha, siswa SMP Negeri 2 Lingsar.
Kompetisi zona Gresik yang sempat berjalan ketat di Lapangan Pongangan, Kecamatan Manyar, akhirnya melahirkan juara baru. Kehadiran empat penggawa asal Lombok Barat ini membuktikan bahwa talenta emas dari luar Pulau Jawa mampu bersaing ketat dan bersinar di pusat industri sepak bola nasional.
Keberhasilan para pesepak bola muda tanah Lombok ini mendapat apresiasi tinggi dari para pengamat olahraga di daerah. Momentum ini dinilai menjadi bukti konkret bahwa kualitas pesepak bola muda NTB sama sekali tidak kalah saing dengan talenta-talenta lokal yang menempa ilmu di Pulau Jawa.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan pemain usia muda di Lombok Barat terus melahirkan talenta-talenta yang memiliki potensi untuk berkembang di level yang lebih tinggi. Kesempatan bermain di luar daerah menjadi pengalaman berharga yang akan menambah kualitas serta mental bertanding para pemain.
Ketua Harian Narmada Football Academy (NFA), L. Ivan Rasyidi, mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih para pemain tersebut. Menurutnya, pencapaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pemain muda di Lombok Barat agar terus berlatih, berani bersaing, dan tidak pernah takut mengejar cita-cita sebagai pesepak bola profesional.
“Kami berharap anak-anak Lombok Barat tidak pernah takut bermimpi. Saat ini kami terus membangun relasi dan komunikasi dengan berbagai pihak, khususnya klub-klub dan pembina sepak bola di Pulau Jawa yang merupakan salah satu kiblat sepak bola Indonesia. Kami ingin membuka lebih banyak jalan bagi talenta-talenta Lombok Barat agar memiliki kesempatan bermain di kompetisi yang lebih kompetitif, menambah pengalaman, dan mengembangkan kemampuan mereka,” ujar L. Ivan Rasyidi.
Prestasi empat pemain ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Lombok Barat bahwa kerja keras, disiplin, dan keberanian untuk merantau demi menimba pengalaman akan membuka jalan menuju prestasi yang lebih besar.
Ke depan, diharapkan semakin banyak putra-putra terbaik Lombok Barat yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.(wni)
